Berita

Mike Pompeo dan Donald Trump/Net

Dunia

Pompeo, Sang Pembisik Donald Trump

MINGGU, 31 MARET 2019 | 08:42 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kalau dihitung-hitung, dalam dua tahun pemerintahan Donald Trump sebagai Presiden Amerika, sudah cukup banyak menteri dan pejabat penting yang diganti.

Tapi ada satu orang yang sejak awal sangat dipercaya Trump yaitu Mike Pompeo, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

Di awal pemerintahan Trump, Pompeo sempat ditempatkan memimpin Dinas Rahasia CIA.


Tetapi setahun terakhir ini, Pompeo dipercaya menjadi Menteri Luar Negeri.

Pompeo, seorang doktor di bidang hukum lulusan Harvard Law School, anggota Partai Republik, sebenarnya merupakan anggota DPR AS dari Negara Bagian Kansas.

Sudah empat periode berkantor di Kongres AS.

Tapi Trump kepincut pada Pompeo dan membujuknya untuk mau bergabung dalam kabinet setelah berhasil mengalahkan Hillary Clinton pada Pilpres 2016.

Terlihat betul dalam banyak hal, Trump sangat luar biasa mempercayai Pompeo.

Sampai ke urusan berdoa pun, Trump mempercayakannya pada Pompeo.

Trump punya kebiasaan sebelum rapat kabinet dimulai, harus diawali dengan berdoa bersama. Dan setiap minggu, semua anggota kabinetnya harus mengikuti pelajaran agama yaitu mendalami injil.

Pompeo, kerap ditunjuk Trump untuk memimpin doa.

Kepercayaan Trump pads Pompeo juga terlihat jelas dalam negosiasi antara AS dan Korea Utara.

Kedekatan Pompeo secara pribadi dengan Kim Jong Un, menjadi penentu keberhasilan dua kali pertemuan Trump dan Kim dalam setahun terakhir ini.

Pompeo juga yang sangat dominan memberikan masukan dan usulan Kpada Trump terkait perkembangan apapun di dunia, termasuk soal Indonesia.

Pompeo pernah mengunjungi Jakarta pada awal Agustus 2018.

Pompeo, si pembisik utama kesayangan Donald Trump ini, mungkin juga sudah atau sedang dimintai masukannya tentang Pilpres di Indonesia yang akan berlangsung 17 April mendatang.

Sayang kita tak bisa tahu, apa yang akan atau sudah dibisiki Pompeo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya