Berita

Ilham Bintang/Dok

Politik

CATATAN ILHAM BINTANG

Suatu Pagi Di WAG Artis Yang Jadi Caleg

SELASA, 26 MARET 2019 | 07:38 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

ARTIS Eko Hendro Purnomo atau populer dengan nama  Eko Patrio dirawat di Rumah Sakit. Fotonya diposting seorang kawan Minggu (24/3) malam di WAG (WhatsApp Group) Insan Televisi, Panasonic Gobel Awards. Jumlah member WAG puluhan. Termasuk beberapa wartawan dan pengusaha Rachmat Gobel.

Ada beberapa yang tercatat sebagai calon anggota legislatif Pemilu serentak 2019. Beberapa maju kembali sebagai caleg petahana. Seperti artis Desy Ratnasari dan Eko Patrio. Ada yang wajah baru,  Farhan, Tina Talissa, dan Rachmat Gobel.

Sebagian member WAG semula merespons prihatin Eko sakit. Berdoa semoga artis, anggota DPR-RI itu yang kini maju kembali di dapil Jakarta Timur cepat sembuh. Kembali beraktivitas seperti sediakala. Segera kembali ke dapil untuk berkampanye. Maklum ini sudah dekat hari H Pileg dan Pilpres 17 April mendatang.


"Kecapean aja pak. Saat cape kena virus dan bakteri, badan ambruk, panas dingin dan mengigil tapi skrg udah mau pulang, tinggal pemulihan di rumah,” jawabnya ketika saya tanya  malam itu.

Senin (25/3) pagi masuk Tantowi Yahya, Dubes RI di New Zealand. Pak Dubes rupanya baru baca. Maklum kalau di Indonesia malam, di Wellington, NZ, sudah larut malam."

Sakit apa Mas Eko?,” tanyanya.

Saya menggoda Eko. “Sakit ringan aja Pak Dubes, penyakit umum. Delapan dari sepuluh teman yang jadi caleg mengidap sakit seperti itu. Kalau nggak flu, yah lemas berkepanjangan”

“Hahaha bener Pak IB, sakit caleg, apalagi tinggal berapa hari lagi nih. Farhan, Choky Sihotang dan Pak Rachmat Gobel, bagaimana? Harus mengalami sakit caleg juga biar jadi pemenang hehehe," timpal Eko.

“LEMEZZZZZZZ,” masuk Farhan.  Dia merupakan caleg dari Partai Nasdem.

"Sakit caleg mas Tanto, ciri-cirinya mata kunang- kunang  kalau lihat spanduk orang banyak di mana- mana. Keluar keringet dingin kalo ketemu konstituen tidak bawa apa-apa." Nah  Eko pun merespons Tantowi.

"Hehehe," sahut Tantowi singkat.

"Bagi pengalaman dong bagaimana mengolah DKI.  Bagaimana untuk jadi pemenang," pinta Eko kepada Tantowi.

“Gua juga udah lupa Ko," kata Pak Dubes.

"Konstituen DKI itu asik kok. Jinak- jinak merpati. Tanya Bang IB, dia di dapil saya tuh," tapi Tantowi kemudian melanjutkan.

“Wah asyik dong Jakarta Barat. Kalau Jakarta Timur dengan 6 kursi jinak-jinak....... ,” Eko tidak melanjutkan.

“Kawan-kawan serius tuh Pak Dubes. Kasihan tuh mereka," saya mengingatkan.

"Ini akibat komen Pileg serentak dengan Pilpres. Berita caleg ketutup sama Pilpres. Kemarin saya ngobrol sama Rano Karno. Demi Tuhan saya baru tahu dia caleg juga rupanya. Jadi caleg sekarang ongkos  yang keluar dobel. Benar nggak. Farhan? "  saya tanya.

“Bener banget ! Karena caleg juga dibebani partai dan ditekan konstituen untuk kampanye capres ...hehehe kejam nih KPU nya!" sahut Farhan.

Tidak lama Desy Ratnasari pun masuk. Mulanya  hanya menyemangati Eko dengan mengucap semoga pentolan group lawak terkenal "Patrio" itu cepat sembuh.

"Thanks cantikkkk, semoga 17 April berhasil di Sukabumi nanti," sambut Eko.

Artis Desy Ratnasari maju sebagai caleg petahana dari Partai Amanat Nasional di daerah pemilihan Sukabumi, kampung halamannya. Ia selalu unggul di situ. Buktinya sekarang dia maju untuk priode ketiga di Senayan.

"Dapil neraka sekarang," seru Desy.

"Incumbent kayak kalian InsyaAllah kepilih lagi lah. Apalagi mantan Gubernur Seperti Rano Karno," Tanto memberi semangat.

Desy, punya tim survey sendiri?

“PAN yg buat Pak Ilham...katanya aman...Aamiin YRA... Survey Radar Sukabumi katanya juga aman...Tapi tetap buat pikiran nggak aman...jd harud kerja keras spt Pak Dubes bilang," ungkapnya.

“Semua dapil jadi neraka untuk yang tdk punya modal dan tidak kerja,“ kata Tantowi.

Gambaran beratnya kompetisi dalam Pileg dan Pilpres secara serentak hampir disuarakan semua caleg artis maupun bukan. Ada 54 artis yang jadi caleg sekarang.

Tidak cuma caleg,sebenarnya.

Parpol hadapi juga kondisi yang amat berat itu. Hasil berbagai lembaga survey menunjukkan, setidaknya ada tujuh parpol terancam tidak bisa lolos mengirimnya wakilnya ke Senayan.

Batas ambang perolehan suara untuk parpol masuk parlemen 4 persen hasil suara Pemilu. Nah! Coba faktanya, menurut survei banyak yang masih nol koma.

Baik kita tunggu hasil Pemilu serentak yang sudah di depan mata.

Wartawan Senior

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya