Berita

Anies beri sambutan/RMOL

Nusantara

Anies: MRT Tanda Jakarta Jadi Kota Megapolitan Modern

MINGGU, 24 MARET 2019 | 14:21 WIB | LAPORAN:

Kehadiran Moda Raya Transportasi (MRT) telah menempatkan Jakarta menjadi sebagai kota megapolitan modern di dunia. Hal ini juga semakin mengukuhkan Indonesia sebagai anggota G-20 yang maju.

Begitu kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberi sambutan peresmian MRT Fase I di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3).

"Moda Raya Terpadu ini adalah salah satu terobosan infrastruktur kelas dunia yang menempatkan Jakarta sebagai kota megapolitan modern. Jakarta sebagai ibukota sebuah negara anggota G-20 haruslah menjadi kota global yang maju, sejajar dengan berbagai kota utama dunia lainnya" tegasnya.


Anies berharap kehadiran MRT ini bisa membuat masyarakat DKI semakin disiplin. Masyarakat pengguna MRT, kata dia, juga harus mampu membentuk karakter diri sebagai warga dunia yang maju.

"Selamat menjadi warga kota global. Mari kita manfaatkan MRT ini sebaik-baiknya, dengan turut menjaganya sebagai aset bersama," jelasnya.

Tidak lupa dalam sambutan ini, Anies turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para pekerja proyek MRT yang berjumlah ratusan ribu. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan bahwa MRT merupakan proyek yang sangat kolosal. Sebab, sekitar 253.553 pekerja terlibat dalam pembangunan Fase I sejak groundbreaking sampai selesai.

Belum lagi, ada 546 orang karyawan dari PT MRT yang turut terlibat.

"Mereka semua ini bekerja dalam sunyi, jauh dari liputan media, tapi oleh tangan-tangan mereka, sejarah baru ditorehkan di Ibukota. Ucapan terima kasih tak hingga, kami sampaikan pada mereka semua," tutur Anies. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya