Berita

Gubernur Anies Baswedan saat temani Presiden Jokowi jajal MRT/RMOL

Nusantara

Gratis Hingga Akhir Maret, Ini Perkiraan Ongkos MRT Bulan Depan

JUMAT, 22 MARET 2019 | 22:29 WIB | LAPORAN:

. Jelang peresmian moda raya terpadu (MRT) Minggu (24/3), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membebaskan biaya tarif MRT hingga akhir Maret 2019 ini.

Hal itu berkaitan dengan belum diputuskannya besaran tarif oleh Pemprov DKI, DPRD, maupun pihak PT MRT.

"Jadi nanti ditetapkan Insya Allah hari Senin akan ada rapimgab. Pada saat itu ditetapkan, MRT akan beroperasi secara nonkomersial sampai dengan tanggal 31 Maret," kata Anies saat ditemui di Pulau Seribu, Jumat (22/3).


Semestinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memastikan MRT akan beroperasi secara komersial pada (24/3) setelah diresmikan.

Mundurnya waktu operasi secara komersial dikarenakan Pemprov DKI sebagai operator bersama DPRD DKI baru dapat mengetuk palu terkait besaran ongkos MRT, Senin (25/3).

Anies juga menambahkan, kemungkinan besaran tarif untuk moda trasportasi modern ini akan dihitung di setiap stasiunnya. Artinya tidak memberlalukan satu harga sekali naik.

"Sesudah tanggal 1 April MRT akan beroperasi secara komersial. Lalu angkanya Insya Allah akan ditetapkan nanti menjadi tabel harga. Dari Stasiun Lebak Bulus, kemudian sampai Stasiun Blok M itu berapa, dari stasiun misalnya Senayan sampai Bundaran HI berapa. Harganya nanti antarstasiun," ucapnya.

Nantinya warga yang menggunakan MRT akan menerima kartu Jak Lingko untuk melakukan transaksi saat hendak menaiki MRT.

"Nah apa yang nanti diterima masyarakat? Masyarakat nanti menerima kartu seperti kalau naik bus TJ. Kartu itu Jak Lingko, nanti akan didebet, dikurangi. Jadi cara pelaksanaannya seperti itu," jelasnya.

Bila disimulasikan, Anies menjelaskan tarif MRT dari stasiun Lebak Bulus ke Stasun Bundaran HI mencapai Rp. 10.000 dengan perhitunhan harga per satu kilometer sebesar Rp.1.000.

"Perhitungannya kalau dirata-rata total itu Rp 10.000. Tapi kalau per kilometer rata-rata Rp 1.000," tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya