Berita

Jumpa pers KNKT/Net

Nusantara

KNKT: Isi CVR PK-LQP Berbeda Dengan Yang Beredar Di Media

KAMIS, 21 MARET 2019 | 18:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Percakapan pilot Lion Air PK-LQP yang beredar di media sosial dibantah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Media asing, Reuters bahkan memberitakan percakapan pilot pesawat yang jatuh di perairan Karawang itu. Disebutkan bahwa percakapan didapat dari hasil rekaman Voice Cokpit Recorder (VCR) pesawat.

“Di media telah beredar berita yang menyebut sebagai isi dari CVR penerbangan JT610, dan penerbangan JT043. KNKT menyampaikan hasil download CVR (hanya) merekam sejak persiapan penerbangan JT610 sampai akhir,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, kepada wartawan di kantor KNKT, Medan Merdeka Timur, Kamis (21/3).


“KNKT juga menyampaikan bahwa isi rekaman CVR tidak sama dengan apa yang beredar di media,” sambungnya.

Soerjanto menjelaskan bahwa yang ditulis dan diberitakan oleh media merupakan opini seseorang yang kemudian dibuat seolah-oleh hal tersebut merupakan pembicaraan pilot dalam cokpit.

Ia mengatakan rekaman pembicaraan termasuk tulisan maupun transkripnya tidak boleh dipublikasikan, sebagaimana diatur dalam peraturan di Indonesia.

“Data CVR itu nantinya akan dipelajari oleh tim penyidik dan dipublikasikan hanya bagian-bagian yang dianggap signifikan,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya