Berita

Aksi Pataka/Net

Nusantara

Demo Mabes Polri, Aliansi Petani Minta Rembug Pataka Dibatalkan

SELASA, 19 MARET 2019 | 16:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Puluhan petani dan mahasiswa yang menamakan diri sebagai Aliansi Petani menggelar demo di depan Mabes Polri, Selasa (19/3). Mereka menyuarakan penolakan terhadap politisasi petani yang dilakukan oleh LSM Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi (Pataka).

Koordinator aksi lapangan, Randy menilai LSM itu kerap menuding pemerintah melakukan kebohongan data pangan dan kebijakan yang tidak membangkitkan sektor pertanian itu sendiri.

Di Mabes Polri, mereka mendesak agar Mabes Polri membatalkan Rembug Petani-Peternak Indonesia yang akan diadakan oleh Pataka dan organisasi lainnya di TMII pada 21 Maret nanti.


“Karena berindikasi menyebar fitnah dan adu domba serta mempolitisasi petani,” kata Randy kepada wartawan, Selasa (19/3).

Selain itu, aliansi petani dan kemahasiswaan ini juga meminta agar polisi mengusut keterkaitan mafia pangan yang terlibat dalam rembug tersebut..

“Kami juga meminta usut tuntas LSM ilegal penyebar hoax yang tergabung dalam rembug itu,” jelas Randi.

Aliansi Petani ini terdiri dari berbagai simpul organisasi tani, seperti MAPPAN Indonesia (Masyarakat Pemerhati Pangan Indonesia), Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Petani dan Peternak Indonesia (MP3I), Forum Peternak Rakyat Bogor-Depok, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), PAM NU (Petani Muda NUsantara), dan Serikat Pejuang Tani Indramayu Barat (SPTIB).

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya