Berita

Nusantara

43 Ribu Warga Punya Tanggal Lahir Sama, KPU Medan: Tak Ada Kesalahan...

MINGGU, 17 MARET 2019 | 20:55 WIB

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mendesak KPU untuk melakukan verifikasi faktual terhadap 46.279 data yang disinyalir janggal dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Medan.

Laporan kejanggalan ini langsung ditindaklanjuti dengan menginstruksikan verifikasi faktual atas beberapa data yang dianggap janggal tersebut.

Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data dan Informasi, Nana Miranti mengatakan 46.279 data yang disinyalir janggal tersebut dan diinstruksikan untuk dilakukan verifikasi faktual dibagi dalam beberapa kategori yakni data pemilih yang lahir pada 1 Januari hanya 1 orang, kemudian pemilih dengan tanggal lahir 1 Juli sebanyak 6.022 orang, kemudian yang lahir 31 Desember sebanyak 37.688 orang, pemilih berusia diatas 90 tahun 2.506 orang dan pemilih berusia kurang dari 17 tahun sebanyak 62 orang.


"Verifikasi faktual dilakuan sesuai dengan yang diinstruksikan yakni dengan cara random dengan dihadiri oleh pihak Bawaslu, TKD 01 dan BPD 02," katanya.

Nana mengatakan verifikasi faktual tersebut mereka laksanakan pada hari ini dan hasilnya langsung mereka laporkan kepada KPU Sumatera Utara.

Dari hasil verifikasi tersebut mereka menyimpulkan tidak ada kesalahan terkait kategori data mengenai tanggal lahir yang sama. Hanya saja mereka menemukan 1 orang yang terdata berusia 90 tahun ternyata yang bersangkutan masih berusia 18 tahun.

"Itu sebelumnya tertulis tahun hingga tanggal lahirnya 0000-00-00. Namun setelah diverifikasi faktual nama, NIK dan alamatnya yang bersangkutan ternyata berusia 18 tahun," ujarnya.

Malam ini seluruh hasil verifikasi tersebut menurutnya akan langsung disampaikan kepada KPU Sumatera Utara.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya