Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Ramai Kasus Rommy dan Pilpres, Mahasiswa Galang Simpati Untuk Selandia Baru

MINGGU, 17 MARET 2019 | 11:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tiga hari berlalu paska aksi terorisme di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) lalu.

Tercatat 49 nyawa orang melayang dalam penembakan brutal itu. 

Sekelompok mahasiswa dari tiga kampus, yakni Universitas Andalas, Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gunadarma unjuk keprihatinan dengan menggelar aksi kemanusiaan saat momen car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu pagi (17/3).


"Jadi gini, aksi ini kami blow up lagi kenapa, karena sudah tenggelam dengan isu-isu politik Indonesia apalagi bertepatan dengan penangkapan Rommy, kemudian isu Pilpres, hari ini juga debat cawapres," ujar Febri Rahmat, mahasiswa jurusan politik dari Universitas Andalas di lokasi.

Menurut Febri, sudah seharusnya ajang Pilpres sebagai momentum berlomba-lomba mewujudkan cita-cita NKRI yaitu melindungi segenap bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

“Pilpres itu seharusnya untuk menjamin kehidupan berwarganegara apalagi keamanan, nah tapi juga jangan lengah ketika terjadi peristiwa seperti ini. Kita harus menunjukkan simpati yang sangat besar," terangnya.

Dalam aksi ini, para mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan duka cita dan kecaman atas tragedi di Christchurch. Mereka juga menggalang tanda tangan dari masyarakat.

“Menggalang tanda tangan ini salah satu upaya bersama untuk menunjukkan kebersamaan kita terhadap kejadian di New Zealand,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya