Berita

Nusantara

Adukan Ganti Rugi, Pengacara Suku Marind Inbuti Minta Waktu Jokowi

MINGGU, 17 MARET 2019 | 01:46 WIB | LAPORAN:

Pengacara Masyarakat Adat Suku Marind Inbuti, M Nasir mengadukan nasib warga dari tiga kampung di Kabupaten Merauke Provinsi Papua yang digunakan pemerintah untuk pembangunan Bandara Mopah, Sabtu (16/3).

M Nasir yang yang disambut Tenaga Ahli Utama Deputi IV Kantor Staf Presiden, Ali Moctar Ngabalin, menuntut agar dapat dipertemukan langsung dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Kepada Ngabalin, Nasir menyampaikan tentang kronologis singkat terkait tanah masyarakat adat dari tiga kampung yakni kampung Yobar, Kayakai, dan Spadem Kabupaten Merauke Provinsi Papua yang digunakan pemerintah untuk pembangunan Bandara Mopah. Namun hingga kini, persoalan ganti rugi belum juga terealisasi.


"Persoalan pembayaran ganti rugi lahan seluas 60 hektar sebenarnya sudah di janjikan akan dibayar sejak Kementrian Perhubungan di pimpinan oleh Ignatius Jonan. Namun sampai Bandara Mopah Merauke beroperasi janji tersebut tidak juga terealisasi," ungkap Nasir dalam keterangan pers, Sabtu (16/3).

Perlu diketahui, tanah seluas 60 hektar itu dituntut dengan ganti rugi sebesar 840 milyar. Sebab per meternya, tanah disitu seharga Rp.1.400.000.

Nah, kedatangan M Nasir adalah untuk meminta Ngabalin mempertemukan perwakilan masyarakat Adat Suku Marind Inbuti dengan Presiden Joko Widodo.

"Mereka berharap agar dapat dipertemukan dengan Presiden Jokowi dan Menteri Perhubungan di Jakarta," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya