Berita

Peluncuran aplikasi Jakarta Aman/RMOL

Pertahanan

Jamin Keamanan Warga, Pemprov DKI Luncurkan Aplikasi Jakarta Aman

SELASA, 12 MARET 2019 | 19:32 WIB | LAPORAN:

Untuk memberikan rasa aman kepada warganya, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan aplikasi yang diberi nama Jakarta Aman.

Aplikasi Jakarta Aman merupakan salah satu upaya pemprov menjadikan ibu kota aman bagi semua warga. Fungsinya untuk menghadirkan pertolongan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan ketika menghadapi masalah.

"Nah (rasa aman) dari mana? dari sisi kita bisa merespon cepat lewat jaringan 112. Tapi yang tidak kalah penting, aplikasi ini juga memungkinkan kita bersambungan dengan sesama pengguna aplikasi sehingga rasa aman itu hadir bukan hanya petugas yang merespon tapi juga karena lingkungan merespon," jelas Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota, Selasa (12/3).


Jakarta Aman sendiri merupakan kerja sama antara pemprov melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI yang berkolaborasi dengan PT Indonesia Lebih Aman.

Dilengkapi beragam fitur, aplikasi diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga. Lewat tombol darurat untuk mendapatkan bantuan sesegera mungkin dari operator 24 jam BPBD DKI di nomor 112 hingga siskamling digital.

Anies menambahkan, rasa aman warga merupakan sebuah kebutuhan prioritas yang harus dipenuhi oleh pemerintahan. Melalui sistem yang baru tentunya juga mengikuti perkembangan zaman.

"Jakarta harus diikhtiarkan menjadi kota aman bagi semua. Apalagi mereka yang rentan terhadap ancaman. Sehingga perlu sistem yang menjamin keamanan warga yang dibangun sesuai abad 21," jelasnya.

"Kita ingin aplikasi Jakarta Aman betul-betul berfungsi. Maka dari itu saya mengajak untuk men-download aplikasi ini," ajak Anies.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya