Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Aktivis perempuan yang juga anggota DPD RI Fahira Idris menjelaskan, saat ini kesetaraan gender yang sedang didorong adalah persamaan substantif untuk memberikan akses partisipasi, keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan antara perempuan dan laki-laki dalam pembangunan. Sehingga manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan secara adil antara keduanya sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan.
"Kita harus terus berupaya menjadikan perempuan sebagai aset dan potensi pembangunan dengan satu tujuan yaitu mempunyai kemandirian terutama secara ekonomi dan sosial. Dengan berdaya secara ekonomi dan sosial maka perempuan Indonesia akan menjadi agent of change baik bagi dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, dan masyarakat," paparnya kepada wartawan, Jumat (8/3).
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08
Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20
Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54