Berita

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Lenny N. Rosalin

Nusantara

Media Sosial Mendorong Perkawinan Anak, Kok Bisa?

JUMAT, 08 MARET 2019 | 19:09 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengakui pengaruh sosial media sebagai satu penyebab tren perkawinan anak dan hamil di luar nikah.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Lenny N. Rosalin, dalam diskusi bertajuk Peran Pemerintah Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang Perkawinan Anak, di Media Center Kementerian PPPA, Jakarta, Jumat (8/3).

"Sekarang itu sebenarnya (pernikahan anak) dikaitkan dengan pornografi. Mereka pacaran, terus akhirnya berhubungan seksual. Setelah dicek ke belakangnya dari mana, informasi anak-anak salah satunya dari media sosial. Sudah enggak bisa dicegah lagi," kata Lenny.


Untuk mengurangi dampak buruk media sosial ke anak, saat ini Kementerian PPPA menggandeng Kementerian Kominfo untuk membentuk Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) Indonesia.

"PISA akan memberi informasi yang layak bagi anak-anak, dan mencegah anak-anak untuk tidak mengakses yang tidak baik. Diedukasi tentang bagaimana memilih konten yang ramah untuk mereka," tuturnya.

Pembentukan PISA masih dalam proses. Diakuinya belum berjalan mulus lantaran terbentur kebiasaan sebagian besar anak Indonesia yang akrab dengan gawai elektronik.

Pada Desember 2018, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan terkait revisi Pasal 7 ayat (1) UU 1/1974 tentang Perkawinan, khususnya soal batas usia anak. MK memberi tenggat waktu bagi DPR maksimal tiga tahun untuk merevisinya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya