Berita

Foto:Humas Unsyiah

Nusantara

Kampus Unsyiah Targetkan Bebas Sampah 2019

JUMAT, 08 MARET 2019 | 01:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menargetkan bebas sampah pada tahun ini. Hal ini diungkapkan Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang dipusatkan di lingkungan Asrama Mahasiswa Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (7/1).

Saat ini Unsyiah terus berupaya menghadirkan lingkungan bersih dan asri. Hal ini dimulai dengan pengelolaan sampah yang tepat. Selain itu, Unsyiah juga menyediakan tong sampah sesuai jenis sampah, mendirikan bank sampah, melakukan penghijauan lingkungan, serta terus mengedukasi seluruh civitas akademika untuk membuang sampah pada tempatnya.

Bahkan, Unsyiah telah memiliki relawan Pelopor Peduli Sampah yang selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan. Para relawan ini bertugas memilah-milih sampah serta mengedukasi masyarakat.


"Menjaga lingkungan adalah hal penting dalam kehidupan, terlebih lagi Aceh merupakan daerah syariat Islam. Selain menjadikan lingkungan bersih dan asri, juga menciptakan kenyamanan dalam belajar," ujar Samsul Rizal dalam keterangan tertulis Humas Unsyiah.

Selain itu, Rektor menambahkan jika menjaga lingkungan bukan hanya ditunjukkan dalam bentuk kepedulian terhadap sampah. Akan tetapi, melakukan penghematan energi yang dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari juga penting. Seperti mematikan lampu di siang hari, menggunakan air conditioner secara tepat, serta penghematan dan penggunaan air secara baik.

Terlebih lagi menurutnya, Indonesia berada di garis khatulistiwa yang memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Hal ini dapat dimanfaatkan secara baik.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan gotong royong massal yang melibatkan ratusan mahasiswa asrama Unsyiah yang tergabung dalam Mahasiswa Asrama Peduli Alam dan Lingkungan Sekitar (Mapalus) serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsyiah. Gotong royong ini dipusatkan di lima titik, yaitu asrama mahasiswa, Lapangan Tugu, Masjid Jamik, Gelanggang Mahasiswa, dan lingkungan Ruang Kuliah Umum (RKU).

Rama Herawati, penggiat lingkungan dari DWP Unsyiah, mengatakan Hari Peduli Sampah Nasional bukan hari euphoria, melainkan keprihatinan. Peringatan hari ini untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, yang pada 21 Februari 2005 silam terjadi ledakan gas metana pada tumpukan sampah. Akibatnya lebih dari 100 jiwa menjadi korban karena longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah.

"Kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari gerakan peduli sampah yang telah dilakukan Unsyiah selama ini. Karena dari kampus ini, kita menargetkan pengelolaan sampah yang tepat, sehingga menjadi inspirasi bagi pihak lain," ungkapnya.

Rama juga menambahkan, sebelum kegiatan ini berlangsung pihaknya juga telah mengedukasi mahasiswa Bidikmisi dan mahasiswa Afirmasi yang kuliah di Unsyiah. Edukasi ini terkait dengan pengelolaan sampah, sehingga diharapkan saat mereka kembali ke kampung halamannya menjadi pelopor peduli sampah.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya