Berita

Agus Baroya/RMOL Jabar

Nusantara

Cek WNA Masuk DPT, KPU Kabupaten Bandung Butuh Waktu 4-5 Hari

KAMIS, 07 MARET 2019 | 08:52 WIB | LAPORAN:

KPU Kabupaten Bandung belum bisa memastikan ada tidaknya data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) warga negara asing (WNA) masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) di wilayahnya.

"Justru ini sedang kami klarifikasi. Jadi pernyataan resmi mengenai jumlah (WNA masuk DPT) itu (dari KPU) sedang kami proses," ujar Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya seperti dimuat RMOL Jabar (RMOL Network), Kamis (7/3).

Sebagaimana temuan Ditjen Kependudukan Catatan dan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil Kemendagri) bahwa ada 100-an lebih data WNA masuk DPT di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya di Kabupaten Bandung.


Agus mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

"Dan kami juga akan cek verifikasi ke lapangan. Nanti hasilnya seperti apa, nah kami belum mendapat laporan secara detail. Paling mungkin sekitar 4-5 hari barangkali saat pleno terkait dengan DPT," terangnya.

Bila keberadaan nama-nama WNA tersebut sudah bisa dipastikan selanjutnya akan disesuaikan dengan data kependudukan. Informasi awal ada dua WNA yang ber-KTP-el dan masuk ke DPT Kabupaten Bandung.

"Sampai hari ini kami masih komunikasi dengan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) untuk memastikan WNA ini. Jika memang benar ada pasti akan kami TMS (Tidak Memenuhi Syarat) kan," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya