Berita

Ketum PPP Humprey Djemat di Sukabumi/Net

Politik

Keliling Jawa Barat, Ketum PPP Semakin Semangat Menangkan Prabowo-Sandi

SABTU, 02 MARET 2019 | 15:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mengakhiri safari politik dan silaturrahmi bersama ulama Jawa Barat selama dua hari, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dr. H. Humprey Djemat dan rombongan tiba di Kota Sukabumi, Jumat (1/3) malam.

Sebelumnya, rombongan Humprey bersilaturrahmi dengan para ulama dan kiai di Kabupaten Cirebon, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

Yayasan Pendidikan Islam Al-Bashriyah Sukabumi di bawah asuhan tokoh berkharisma KH. Cecep Zainal Arifin menjadi lokasi tujuan terakhir silaturrahmi Humprey di Jabar.


Perjalanan yang cukup panjang dari Garut diisi oleh Humprey dengan membaca buku dan diskusi kecil dengan pengurus DPP yang turut menyertai dalam "Silaturrahmi Ulama di tatar tanah Parahyangan I". Akan banyak lagi ponpes yang akan dikunjungi Ketum PPP yang selalu diterima hangat oleh para pendiri ponpes, kiai dan ulama dimana pun, bahkan Humprey berencana akan bermalam di pesantren-pesantren.

Waktu sudah menunjukkan pukul 23.15 WIB, Humprey masih tampak segar dan menikmati perjalanan. Dan akhirnya sampai juga mereka ke ponpes yang berada di kaki Gunung Salak.

Di lokasi silaturrahmi, udara dingin yang menyusup tidak mengurangi api semangat para kiai, ulama, santri dan pengurus serta kader PPP yang memenuhi aula besar lantai dua di lingkungan ponpes tersebut. Turut hadir Lukman Hakiem tokoh Sukabumi yang telah banyak mengabdikan diri di PPP.

Setelah membuka acara, Ketum PPP Humprey Djemat menyampaikan rasa bangganya kepada para hadirin yang sudah menjelang pergantian hari masih tetap tidak bergeming meninggalkan lokasi.

Orang nomor satu di partai berlambang Kabah ini mengajak peserta silaturrahmi memilih pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno demi perubahan Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur. Ajakan ini disambut dengan pekikan takbir "Allahu Akbar" tanda semangat yang mengelora dari seluruh hadirin.

Humprey juga mengajak kader untuk memperkuat konsolidasi PPP Muktamar Jakarta dan mendukung caleg-caleg PPP agar lolos ambang batas Parlemen 4 persen.

"Silaturrahmi ke para kiai, ustaz di pondok pesantren serta pengurus dan kader PPP membuat saya makin bersemangat memenangkan Prabowo-Sandi," terang dia.

Dua jam lebih berdialog tidak terasa, silaturrahmi berlangsung hangat karena kerinduan para kader disapa oleh ketumnya, yang selama ini hanya bisa dilihat di layar televisi. Tidak sedikit setelah acara yang ditutup doa indah oleh Kiai Cecep, mereka minta foto dengan ketum yang berprofesi sebagai pengacara senior.

"Ini baru kunjungan pertama saya ke sini dan saya akan datang kembali," demikian penutup ucapan pamit yang disampaikan Humprey.

Sembari di perjalanan pulang, wong Palembang berkulit putih ini menyampaikan pesan kepada para pengurus DPP untuk terus bersemangat menyapa dan bersilaturrahmi dengan para ulama, ini pertanda agenda safari berikutnya akan segera dijadawalkan.

Dalam perjalanan Sukabumi ke Jakarta itu, pengurus PPP mendoakan Humprey dan kader PPP seluruh Indonesia, semoga Allah selalu menjaga kesehatan, diberikan keselamatan, dijaga keamanan serta dimudahkan semua hajat dan amanah memimpin partai Islam warisan para ulama, serta selalu istiqomah dalam jihad membela umat.

Menjelang azan subuh, Ketum PPP Humprey Djemat bersama rombongan tiba dengan selamat di Jakarta. Mereka berkomitmen akan terus berjuang membesarkan dan menyatukan partai tercinta PPP. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya