Berita

Mike Pompeo-Teodoro Locsin/Net

Dunia

Sindir Rezim Duterte, Menlu AS Tegaskan Pentingnya Kebebasan Pers Dan Penegakan HAM

JUMAT, 01 MARET 2019 | 13:13 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

. Walau tidak secara eksplisit menyebutkan nama dan kasus apa yang dimaksud, dalam kunjungan kerja di hari keduanya di Filipina pada hari ini (Jumat, 1/3), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menekankan pentingnya kebebasan pers dan penegakan hak asasi manusia (HAM) di Filipina.

Pompeo menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers bersama dengan pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin.

"Saya dan mitra saya membahas tentang pentingnya melindungi hak-hak dan kebebasan semua orang Filipina termasuk kebebasan berbicara, kebebasan pers, dan penegakan hukum," kata Pompeo dalam sambutannya saat konferensi pers bersama dengan Locsin.


Pompeo tampaknya sengaja untuk tidak secara langsung kritiknya terhadap pemerintahan Duterte.

"Saya memang mengangkat isu hak asasi manusia. Saya memang membahas ini secara luas kemanapun saya berkunjung. Harapan kami semua negara mematuhi aturan hukum dan itu merupakan hal yang sangat mendasar bagi Amerika," lanjut Pompeo.

"Kami tidak akan pernah melupakan pentingnya hak asasi manusia, supremasi hukum, transparansi, keadilan di mana pun kami pergi," pungkas Pompeo.

Sindiran Pompeo tentang pentingnya kebebasan pers di Filipina, diduga merujuk pada kasus penangkapan terhadap wartawati senior Maria Ressa baru-baru ini. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya