Berita

Prabowo bersama Gus Najih/Net

Politik

Mbah Moen Pasti Sudah Tahu Dua Putranya Dukung Prabowo

JUMAT, 01 MARET 2019 | 11:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dua putra Hadrotus Syaikh KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) Muhammad Najih Maimoen (Gus Najih) dan Ahmad Wafi Maimun Zubair (Gus Wafi) menghadiri acara Calon Presiden 02 Prabowo Subianto di Tumenggung, Jawa Tengah pada Rabu (27/2) lalu.

Gus Najih dan Gus Wafi hadir pada acara deklarasi dukungan Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jateng dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jateng kepada Prabowo-Sandi.

Sebelumnya pada November 2018, DPP PPP yang dipimpin Humphrey Djemat sudah terlebih dahulu mendeklarasikan dukungan kapada Prabowo-Sandi.


Pemerhati politik sekaligus Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, tradisi di keluarga santri, semua tindakan dan keputusan anggota keluarga selalu meminta restu kepada orang tua dalam hal ini sang kiai.

"Ini tradisi di keluarga santri dan kiai. Ini adab yang sudah diajarkan sejak kecil," ujar Iwel Sastra saat dihubungi redaksi, Jumat (1/3).

"Jadi, apa yang dilakukan anak-anaknya tentunya Mbah Moen tahu," sambugnya.

Menurut Iwel Sastra, pada Pilres ini, kalangan ulama dan kiai memang cenderung mendukung Prabowo-Sandi, meski di kubu Jokowi-Maruf ada juga tokoh agama yang mendukung seperti Tuan Guru Bajang dan Ustaz Yusuf Mansur.

Jelas dia, banyaknya ulama dan kiai mendukung Prabowo-Sandi tidak sekedar harapan pasangan ini bisa mewujudkan amar maruf (mengajak ke kebaikan), tapi lebih pada nahi munkar (mencegah yang buruk).

"Mereka berharap pergantian pimpinan nnasional ada perbaikan. Seperti menghilangkan ketidakadilan, tebang pilih, kriminaliasi termasuk soal ekonomi," demikian Iwel Sastra. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya