Berita

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Humprey Djemat/Net

Politik

Salam Dua Jari Ketum PPP Di Ponpes Tertua

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 18:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dari Jawa Tengah, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Humprey Djemat bersama rombongan melanjutkan safari politik ke Jawa Barat pada 28 Februari hingga 1 Maret 2019.

Di Jabar, Humprey Djemat akan menyambangi daerah Cirebon, Tasikmalaya, Garut, Bandung dan Sukabumi.

Hari ini, rombongan bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin di Desa Babakan, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.


Di ponpes tertua di Jabar bahkan mungkin di Indonesia itu, Humprey Djemat dan rombongan disambut alunan musik rebana santri, dan salam hangat dari pimpinan/pengasuh Ponpes Raudlatut Tholibin.

Ponpes Raudlatut Tholibin yang didirikan KH. Hasanuddin (Kiai Jatira) putra KH. Abdul Latief sudah berusia 3,5 abab sejak tahun 1700-an. Saat ini, santrinya berjumlah kurang lebih 10 ribu orang.

Di sela-sela kunjungan, Humprey Djemat mengatakan, dia terus berjuang bukan sekedar meraih legalitas kepengurusan, yang lebih utama dan mulia adalah bagaimana agar seluruh kader PPP bisa bersatu.

"Tujuan utama saya adalah menyatukan PPP, saya yakin bisa. Tanda-tanda itu sudah ada," kata dia.

Di ponpes yang merupakan basis PPP itu, Humprey Djemat juga diajak foto bersama dengan salam dua jari khas Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

PPP pimpinan Humprey Djemat dan sebelumnya Djan Faridz resmi mengusung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Dan adapun safari politik ketum PPP saat ini, selain silatururrahmi dan konsolidasi kader, juga mensosialisasi paslon 02. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya