Berita

Harry Kurniawan/RMOL

Pertahanan

Malam Munajat 212 Saat Jam Sibuk, Ini Imbauan Kapolres Jakpus

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 | 09:41 WIB | LAPORAN:

Ribuan orang diperkirakan akan tumpah ruah memenuhi Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, malam ini (Kamis, 21/2).

Di situ, mereka berbaur menghadiri acara Malam Munajat 212 yang diadakan Lembaga Dakwah Front (LDF) FPI bersama Persaudaraan Alumni 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Untuk mengamankan jalannya kegiatan tersebut, sebanyak 12 ribu personel gabungan TNI-Polri dan jajaran Pemprov DKI akan disiagakan.


Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan berharap malam Munajat 212 akan berlangsung tertib.

"Karena ini kan kegiatan doa ya. Kalau doa InsyaAllah akan menghasilkan yang baik," pintanya kepada wartawan.

Pihaknya pun siap mengawal massa  peserta kegiatan tersebut.

"Kami terima massa darimanapun. Kami tunggu saja estimasi massa berapa, kalau orang berdoa semakin banyak semakin bagus," katanya.

Namun mengingat kegiatan ini digelar saat hari kerja, hemat dia, dipertimbangkan lokasi domisili untuk bermunajat.

"Kalau massa yang bisa berdoa di kecamatan masing-masing, agar tidak menumpuk (ke Monas). Karena kan (malam ini) masih hari dinas (kerja) juga. Jalan-jalan di Jakarta kalau hari kerja pasti akan macet. Karena wilayah Jakarta Pusat saat jam kerja ini jam sibuk, jadi kami imbau sama-sama menjaga ketertiban lalu lintas," jelasnya.

Untuk peserta yang membawa kendaraan pribadi juga telah disediakan kantung-kantung parkir.

"Di parkiran IRTI (Monas) dan tempat lainnya yang biasa dijadikan parkir di tempat tersebut," ujar mantan Kapolres Metro Tangerang ini. [wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya