Berita

Foto/RMOL

Pertahanan

Kadiv Humas Polri: Milenial Sangat Rentan Hoax

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 20:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Perkembangan teknologi informasi ditambah pengaruh globalisasi membuat berita bohong alias hoax sangat mudah tersebar. Tahun 2016-2018 tren pengguna internet semakin meningkat hingga 100 persen, dimana penggunanya didominasi oleh generasi milenial.

Kadiv Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal menuturkan, bila tidak bisa mengelola teknologi informasi ditambah adanya kelompok yang mempengaruhi generasi milenial dengan stimulan yang jauh dari edukasi kebangsaan dan Pancasila, maka mereka bakal salah kaprah.

"Saya katakan milenial sangat rentan hoax, sangat rentan, apalagi mereka punya semboyan no gadget no life," kata Iqbal saat menjadi pembicara diskusi bertajuk "Sikap Cerdas Generasi Milenial Menangani Hoax dengan Konstruktif dan Solutif di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).


Untuk itu, kata Iqbal, Polri turut mengambil peran agar generasi milenial dan seluruh masyarakat Indonesia terbebas dari semburan-semburan kebohongan, terlebih di tahun politik saat ini yaitu dengan berperan sebagai cooling syistem alias mesin pendingin.

"Kami menggandeng seluruh elemen masyarakat dan seluruh aktivis tokoh masyarakat, ulama dan tokoh agama untuk jalan bersama, datang ke masjid-masjid ke gereja menyampaikan bahwa mari kita perbanyak toleransi perbanyak kebangsaan dan perangi hoax," jelas Iqbal.

Untuk menekan penyebaran hoax, dikatakannya, tidak bisa dilakukan sendiri oleh Polri sehingga dibutuhkan adanya peran serta dari semua stakeholder, kementrian dan lembaga serta organisasi masyarakat maupun organ pergerakan mahasiswa.

"Kalau kita hanya berdoa untuk perangi hoax, udah gak bisa lagi. Kenapa karena kita semua yang harus lawan," pungkas Iqbal.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya