Berita

Foto: Repro

Nusantara

Listrik Sering Byar Pet, Bayi Kembar Meninggal Dalam Inkubator

RABU, 20 FEBRUARI 2019 | 12:37 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Duka mendalam dirasakan pasangan suami istri Sudarmono (37) dan Sunarsih (38), warga Jalan Depati Payung 8, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Sebab mereka harus mengikhlaskan kepergian buah hatinya yang baru berumur satu hari menghadap Sang Khaliq.

Bayi kembar malang itu meninggal di dalam mesin inkubator Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu.
Seperti dilansir dari media lokal setempat, Sudarmono menuturkan, dua anak kembarnya lahir normal pukul 01.30 WIB pada Senin (18/2) lalu. Meski usia kandungan sang istri ketika itu baru 6 bulan 3 minggu.

Seperti dilansir dari media lokal setempat, Sudarmono menuturkan, dua anak kembarnya lahir normal pukul 01.30 WIB pada Senin (18/2) lalu. Meski usia kandungan sang istri ketika itu baru 6 bulan 3 minggu.

"Setelah bayi saya lahir, pihak rumah sakit memasukkan bayi saya ke ruangan inkubator lantaran bayi saya lahir prematur dan perlu tindakan intensif," kata Sudarmono.

Hanya saja, ia menyayangkan saat itu listrik ruang inkubator seringkali padam. Hingga akhirnya dua bayi kembarnya tersebut tidak terselamatkan.

"Anak pertama saya meninggal pada hari Senin sekitar pukul 14.00 WIB, sedangkan kembarannya meninggal pada Hari Selasa (19/2) subuh," ucap Sudarmono dengan wajah pilu.

Kenyataan ini malah diketahuinya sendiri, bukan dari pihak rumah sakit.

"Waktu mati lampu saya datang, saya datang sudah mati sekitar 15 menit, saya tanya, dari jam berapa mati lampunya, dijawab dari tadi. Kemudian saya lihat oksigennya belum dilepas, jadi saya minta tolong dilepas yang di hidungnya, saya mau lihat anak saya. Kemudian saya pegang nadinya sama denyut yang di jantung, tidak ada, ya sudah saya katakan jangan dipasang lagi oksigen anak saya sudah meninggal,” tutur Sudarmono.[wid]


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya