Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Dampak Buruk Niat Baik

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 | 07:32 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TIM sukses dibentuk untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden mengampanyekan diri demi memperoleh suara terbanyak rakyat melalui pemilihan umum.

Tim sukses didukung pihak mereka yang disebut relawan yang benar-benar ikhlas mau pun yang punya pamrih mendukung tim sukses mendukung capres dan cawapres memenangkan Pilpres.

Niat Baik



Jelas bahwa para anggota tim sukses mau pun para relawan berniat konstruktif dan positif demi meraih simpati rakyat sebanyak mungkin bagi junjungan masing-masing. Namun sayang dampak tidak selalu seindah niat.

Alih-alih berdampak baik, kerap kali niat baik malah berdampak buruk. Alih-alih meningkatkan elektabilitas, kerap kali dukungan tim sukses dan/atau para relawan malah memerosotkan elektabilitas junjungan masing masing.

Yang paling layak dikasihani adalah para capres cawapres yang di luar skenario niat jatuh sebagai korban kekeliruan dukungan tim sukses dan para relawan yang sebenarnya berniat baik menarik simpati. Namun pada kenyataan malah menimbulkan antipati masyarakat sehingga justru enggan bahkan tidak sudi memilih sang capres dan cawapres yang didukung demi memenangkan Pilpres.  

Sengkuni

 
Di dalam kisah Wayang Purwa, hadir seorang tokoh bernama Sengkuni.

Keberpihakan Sengkuni kepada Kurawa tidak perlu diragukan lagi meski politikus ulung yang kebetulan adik ibunda seratus anggota keluarga besar Kurawa ini memiliki kemelekatan pamrih jabatan dan kekuasaan bagi dirinya sendiri.

Sengkuni menjadi penasehat utama merangkap ketua Tim Sukses Kurawa dalam menghadapi Pandawa demi berniat baik mempertahankan kekuasaan atas tahta kerajaan Hastinapura.

Sayang niat baik Sengkuni alih-alih berdampak baik malah berdampak buruk bagi Kurawa. Dukungan Sengkuni malah secara sistematis menjerumuskan Kurawa  terjerembab masuk ke jurang malapetaka kehancur-leburan.

Pelajaran

Adalah Sengkuni yang mengatur strategi curang mengalahkan Yudistira dalam judi main dadu sehingga Pandawa dan Drupadi harus menjalani hukuman dibuang ke rimba belantara yang malah memungkinkan Pandawa mendirikan kerajaan Amartapura.

Adalah Sengkuni sebagai ketua tim sukses Kurawa yang giat menghasut Kurawa untuk terus menerus merongrong Pandawa sehingga memuncak menjadi Bharatayudha di padang Kurusetra yang akhirnya membinasakan seluruh Kurawa mau pun diri Sengkuni sendiri.

Kisah Sengkuni layak menjadi pelajaran bagi para tim sukses dan relawan pihak mana pun pada Pilpres masa kini agar jangan meniru apalagi mengulang kekeliruan niat baik Sengkuni yang alih alih berdampak mejayakan malah memusnahkan Kurawa. [***]


Penulis adalah Pembelajar Kebudayaan dan Peradaban Umat Manusia
 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya