Berita

KKK di TMP Kalibata/Net

Nusantara

Bangkitkan Nasionalisme, Warga Kawanua Peringati Hari Pejuang Merah Putih Di Kalibata

JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 | 05:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejarah perjuangan warga Minahasa dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dikenal dengan Peristiwa Pejuang Merah Putih hampir terlupakan.

Demi mengenang kembali peristiwa yang terjadi tanggal 14 Februari 1946 tersebut, warga Kawanua, Sulawesi Utara yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) menggelar upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis (14/2).  

Ketua Umum KKK Angelica Tengker menjelaskan bahwa KKK merupakan tempat berhimpun para keturunan para pejuang yang gugur dalam insiden Peristiwa Pejuang Merah Putih. Baginya upacara dan tabur bunga ini dilakukan sebagai penghormatan kepada orang tua mereka yang sudah berjuang mempertahankan kemerdekaan di Sulut.
 

 
"Kisah perjuangan orang tua bergema sampai ke luar negeri. Menurunkan bendera Belanda di seluruh wilayah, menggunting warna birunya, dan mengibarkan kembali sisanya yakni merah putih," kata putri dari Pejuang Merah Putih di Sulut, Benny Tengker itu dalam keterangan tertulisnya.

“Ini juga kami lakukan untuk membangkitkan rasa nasionalisme generasi muda," tegas Angelica.

Upacara penghormatan digelar sederhana. Dimulai dengan pengheningan cipta, kemudian dilanjut dengan tabur bunga dan penghormatan terakhir.

Peritiwa Pejuang Merah Putih merupakan aksi patriotik warga dalam mengkudeta kekuasaan Belanda di Sulut. Di tanah air, perjuangan ini memang kurang dikenal. Tapi media asing kala itu, dari Amerika, Australia, dan Inggris mengabarkan bahwa peristiwa ini menjadi satu-satunya perlawanan yang berhasil mengalahkan pendudukan kembali Belanda.

Peristiwa heroik ini sampai ke telinga Presiden Soekarno bahkan bukan melalui media dalam negeri dan ajudannya. Melainkan, dari Radio AFP Australia.

Peristiwanya mirip dengan yang terjadi di Hotel Yamato, Surabaya, 10 November 1945, yakni menurun bendera Belanda di seluruh Sulut dan menggunting warna biru di bagian bawah sebelum mengibarkan kembali bendera tersebut. [ian]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya