Berita

A Taufiq R memberi pengarahan/Net

Pertahanan

Bakamla Mulai Diakui Dunia Internasional

RABU, 13 FEBRUARI 2019 | 00:57 WIB | LAPORAN:

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI telah diakui dunia sebagai Indonesia coast guard. Pengakuan itu dibuktikan dari sejumlah undangan yang diterima dari pimpinan coast guard negara sahabat.

Dalam undangan itu, Bakamla diminta untuk menjadi pembicara dan diajak bekerja sama.

Begitu kata Kepala Bakamla Laksamana Madya A. Taufiq R usai melaksanakan olahraga pagi bersama yang diikuti ratusan personel Bakamla di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).


“Sebagai upaya membangun kepercayaan dunia internasional terhadap pembangunan organisasi Bakamla RI menjadi Indonesian coast guard, saya telah melakukan upaya diplomasi ke Coast Guard sejumlah negara sahabat. Upaya diplomasi ini mendapat respon positif dari mereka,” tegasnya.

Dia menguraikan bahwa saat ini pihaknya telah menerima undangan dari dari sejumlah petinggi coast guard negara-negara sahabat. Di antaranya, Uni Emirat Arab, Komandan Coast Guard USA, Turki, dan Yunani.

“Termasuk undangan untuk menjadi pembicara di London dalam seminar perihal kemaritiman. Ini merupakan bentuk kepercayaan dunia kepada Bakamla RI,” sambung Taufiq.

Lebih lanjut Kepala Bakamla RI mengatakan, upaya pembangunan organisasi Bakamla RI sebagai Indonesian Coast Guard juga dilakukan di dalam negeri dengan upaya kunjungan kehormatan ke beberapa lembaga pemerintah, seperti Menpan RB, BPK, KPK, Setkab, DPR, Kemenlu dan Kejaksaan Agung.

“Yang sudah saya lakukan ini telah dapat membangun kepercayaan pemerintah terhadap Bakamla. Kepercayaan yang telah diperoleh itu sudah sepatutnya kita jaga dengan menunjukkan kinerja yang positif, profesional, jujur, dan tulus,” pintanya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya