Berita

M Iqbal/Net

Hukum

Polri: Status Slamet Maarif Silakan Ditentang, Tapi Jangan Bawa Massa

SELASA, 12 FEBRUARI 2019 | 01:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polri memastikan penetapan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif sebagai tersangka atas dugaan kampanye di luar jadwal sudah sesuai prosedur.

Namun demikian, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M. Iqbal mempersilakan Slamet Maarif untuk menentang keputusan tersebut. Hanya saja, dia meminta keberatan yang diajukan sesuai dengan mekanisme hukum berlaku.

“Mau di-challenge (ditentang) silakan, asal sesuai mekanisme yang ada. Jangan bawa-bawa massa nanti masyarakat terganggu. Soalnya ada kemacetan,” kata Iqbal saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Senin (11/2).


Sambung Iqbal, setiap warga negara bersamaan kedudukannya di depan hukum. Dengan azas praduga tak bersalah, setiap tersangka dengan kuasa hukumnya berhak melakukan pembelaan.

Tindakan khusus yang diberlakukan kepada Slamet Maarif, lanjut Iqbal, sudah diatur dalam peraturan tindak pidana pemilu.
 
“Jadi hukum acaranya cepat. Nanti kejaksaan akan menerima itu,” tegasnya.

Selanjutnya, dalam proses penyidikan berikutnya, polisi akan memperkuat dengan alat bukti dan menghadirkan saksi.

“Salah satu memperkuat alat bukti adalah dengan pemeriksaan saksi-saksi,” tandasnya. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya