Berita

Diskusi di Surabaya/RMOLJatim

Nusantara

Hukum Dinilai Tidak Lagi Cerminkan Keadilan

SENIN, 11 FEBRUARI 2019 | 04:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penegakan hukum di Indonesia dinilai tidak lagi mencerminkan keadilan. Sebab, hukum telah berubah menjadi alat penguasa untuk melawan rival politik.

Begitu tegas Ketua LBH Pelita Umat Ahmad Khozinuddin dalam diskusi yang digelar Islamic Lawyer Forum bertajuk “Quo Vadis Negara Hukum Indonesia: Antara Harapan dan Kenyataan” di Hotel Namira Syariah Surabaya, Minggu (10/2).

"Sebagaimana sudah kita ketahui, petahana mengunakan fasilitas-fasilitas, sarana politik, jejaring sosial dan aparat penegak hukum untuk memukul lawan politik, sehingga hukum di negara ini menjadi tajam ke bawah dan tumpul ke atas," katanya seperti dikutip RMOLJatim.


Salah satu yang disoroti Ahmad adalah penindakan hukum dalam kasus Gus Nur dan Ahmad Dhani. Baginya, kasus itu tidak layak menjadi kasus pidana.

"Mereka ini korban persekusi dari penguasa, Tujuannya untuk membungkam daya kritis, daya saing rival politik," kata Ahmad Khozinuddin.

Selain itu, dia juga menyinggung mengenai pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pembubaran yang dilakukan melalui Perppu 2/2007, yang kini telah menjadi UU 16/2016, dinilai telah melanggar esensi proses hukum.

"Penerbitan perppu itu ada esensi menghilangkan proses hukum. Pemerintah mengambil alih yang semestinya melalui lembaga yudisial melalui proses hukum, tapi ini cukup di Kemenkumham saja, tentu itu melanggar konstitusi," terangnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya