Berita

Polisi olah TKP/RMOL Jateng

Nusantara

Tiga Kebakaran Bersamaan, Polisi Minta Tak Dikaitkan Teror

JUMAT, 08 FEBRUARI 2019 | 15:20 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Tiga musibah kebakaran terjadi hampir bersamaan di wilayah Karanganyar, pada Rabu (6/2) dini hari. Polisi meminta kejadian itu tidak dikaitkan dengan teror yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Tengah beberapa waktu terakhir.

"Kepada masyarakat diimbau agar tidak menyimpulkan sendiri kebakaran tersebut seperti teror yang terjadi beberapa wilayah di Jawa Tengah beberapa waktu lalu," kata Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi Kamis (7/2) malam seperti dilansir RMOL Jateng.

Catur  mengatakan,  peristiwa kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui ada unsur kesengajaan atau tidak.
Kebakaran terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan sempat menimbulkan beragam spekulasi.  Kebakaran pertama melanda warung soto milik Ngadinem, 50, warga Dusun Ngunut Desa Toh Kuning di Kecamatan Karangpandan.

Kebakaran terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan sempat menimbulkan beragam spekulasi.  Kebakaran pertama melanda warung soto milik Ngadinem, 50, warga Dusun Ngunut Desa Toh Kuning di Kecamatan Karangpandan.

Kemudian pabrik Batako milik Paryono, 48, warga Dusun Ngringin, RT 02/RW 11 Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan.

Terakhir adalah warung soto milik Ngadinem, 70, warga Gayam Dompo, RT 01/RW 10, Gayam Dompo.
Kapolres  menegaskan, sejauh ini belum ada saksi dan bukti yang mengarah pada indikasi bahwa kejadian tersebut adalah teror pembakaran. Fakta sementara yang terjadi adalah kejadian kebakaran.

“Tim Labfor dari Polda Jateng telah melakukan olah TKP. Jika hasilnya keluar akan kita sampaikan perkembangannya," tambah dia.

Kapolres meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan isu dan spekulasi yang berkembang dan tidak jelas sumbernya.

“Warga diharapkan tidak perlu resah dan juga khawatir," pesannya.

Sebagai antisipasi terhadap tindak kejahatan, petugas kepolisian rutin menggelar patroli di wilayah yang dinilai rawan. Kapolres juga mengajak masyarakat untuk membudayakan kembali sisklamling untuk meminimalisir gangguan keamanan.  [yls]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya