Berita

Seminar Hijrah untuk Indonesia Maju/RMOL Banten

Nusantara

Airin Klarifikasi Kursi Kosong Saat Pembagian Sertifikat Oleh Jokowi

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 12:35 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menyoroti berita bohong yang beredar saat pembagian sertipikat tanah oleh Presiden Jokowi di Pondok Cabe, Pamulang beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, tudingan bahwa acara itu sepi pengunjung adalah hoax.

Hal itu disampaikan  Airin saat menjadi narasumber pada seminar dan tausiah kebangsaan bertema “Hijrah untuk Indonesia Maju” di Ciputat Timur, Kota Tangsel, kemarin. Turut hadir pada acara itu mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi atau yang dikenal Tuan Guru Bajang.

Airin mengatakan, ada yang memberitakan bahwa pembagian sertipikat tanah itu sepi undangan. Padahal, kenyataannya pemerintah mengundang 40 ribu warga ke acara itu.


"Disini saya ingin mengklarifikasi, kemarin berita hoax dan fitnah terjadi. Mereka menyebarkan hoax bahwa pembagian sertifikat itu sepi. Padahal, saya saksi mata menyaksikan jumlah yang hadir itu diatas 23.000 orang," ujar Airin seperti dilansir RMOL Banten, Kamis (7/2).

Lebih jauh Airin menjelaskan, jumlah kursi 40 ribu sengaja disiapkan panitia karena estimasi peserta atau penerima sertifikat memang sebanyak itu.

"Memang sengaja kita siapkan 40.000 kursi karena sertipikat yang jadi sebanyak itu. Padahal Camat sama Sekretaris Camat menyampaikan yang akan hadir itu sekitar 23.000," tegas Airin.

Airin mengaku mendapat potongan video dari warga yang menyoroti banyaknya kursi kosong. Ia menilai ada ketidaksesuaian jarak antara pengambil gambar dengan panggung utama acara.

"Itu orang yang duduk paling belakang. Karena saya melihat betul yang dia videoin adalah videotron pada saat pak Presiden bicara. Berarti jarak dia duduk dengan panggung utama itu sangat jauh," tandasnya. [yls]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya