Berita

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra, Syarif/RMOL

Nusantara

SELEKSI CAWAGUB DKI

Gerindra: Bisa Saja Tiga Kandidat PKS Tidak Lolos

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 11:26 WIB | LAPORAN:

. Tiga kandidat calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta dari PKS untuk sisa masa jabatan 2017-2022 akan mengerucut kepada dua nama setelah menjalani fit and proper test Cawagub DKI oleh Fraksi PKS dan Gerindra.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPD Partai Gerindra, Syarif di Balaikota DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Tiga kader PKS yang diajukan menjadi Cawagub yakni, mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi.


Saa ditanya lebih lanjut, Syarif enggan membocorkan mengenai dua nama yang berpotensi lolos.

"Sangat dinamis, clue-nya sangat dinamis. Ada yang mengatakan, bisa jadi nggak dapat. Bisa jadi nggak dapat dari tiga itu, nggak lolos. Bisa jadi tiga-tiganya diulang kembali," ujar Syarif.

Meski begitu, ini bukan bentuk sakit hati dari Gerindra sebab tidak ada kadernya yang masuk bursa, Syarif pun tidak membenarkan apabila nantinya nama kandidat tersebut akan diisi oleh kader Gerindra jika ketiga kader PKS tidak lolos.

Ditegaskannya, ini merupakan keputusan yang sepenuhnya berada di tangan PKS.

"Saya nggak bisa jawab soal itu, karena itu kan ranahnya PKS, kalau Gerindra diminta (calon kandidat) akan saya siapkan, (tapi) kader PKS kalau mau dilakukan fit and proper lagi ya ayo, itukan dinamikanya besar. Bisa tiga-tiganya nggak lolos, jadi fit and propert diulang. Dinamikanya luar biasa," katanya.

Sebelumnya, Forum Group Discussion (FGD) antara tim panelis dan tokoh-tokoh penting telah digelar pada Minggu (3/2) lalu. Dalam FGD itu, para kandidat sengaja tak dihadirkan. Menurut Syarif, nantinya ketiga kandidat tersebut akan dipertemukan dengan peserta FGD pada Jumat (8/2) besok.

"Besok Jumat, peserta FGD dipertemukan dengan kandidat. Kemarin tanpa kandidat. Dua kali, pertama peserta FGD dengan kandidat, kemudian panelis dengan kandidat, mendalami yang masih tersisa, yang masih blum beres," ungkapnya. [rus]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya