Berita

Foto/Net

Nusantara

BBM Satu Harga Lepaskan Natuna Dari Status Daerah Termahal

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 05:40 WIB | LAPORAN:

Program BBM Satu Harga yang diterapkan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal atau 3T berhasil menurunkan harga berbagai kebutuhan pokok.

Salah satunya Natuna, Kepulauan Riau yang sebelumnya dikenal sebagai daerah termahal di Tanah Air. Sejak program tersebut digulirkan, sekarang harga-harga sudah jauh menurun.

Pengamat ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo membenarkan dampak positif Program BBM Satu Harga. Dalam hal itu, kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah seperti nelayan dan petani bisa terangkat sebagai dampak penurunan harga BBM yang signifikan.


"Turunnya harga BBM akan meningkatkan aspek produksi pada masyarakat. Dengan peningkatan produksi, pendapatan juga meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat, terutama golongan menengah ke bawah pun meningkat. Dengan peningkatan kesejahteraan, konsumsi barang atau jasa naik sehingga kegiatan bisnis juga berkembang," jelasnya kepada wartawan, Kamis (7/2).  

Menurut Wahyu, agar program tersebut lebih tepat sasaran maka harus dibarengi dengan peningkatan pengawasan.

"Program ini meningkatkan aspek produksi pada masyarakat sehingga mendorong kegiatan ekonomi. Tetapi karena aspek konsumsi (terhadap BBM) juga meningkat maka pengawasan harus lebih diperketat," ujarnya.

Diketahui, setelah BBM Satu Harga diterapkan di Natuna, harga-harga bahan pokok di wilayah itu sudah sama seperti dengan daerah lain. Seperti harga makanan, minuman, hingga tarif sewa kos. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya