Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tobas: Nasdem Tidak Pernah Bela Kader Terlibat Korupsi

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 | 03:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komitmen Partai Nasdem dalam pemberantasan korupsi tidak perlu diragukan.

Hal itu bisa dilihat dari ketegasan partai saat ada kader atau pengurus yang terlibat korupsi dan ditetapkan menjadi tersangka.

"Kita kasih dua pilihan. Pilihannya mengundurkan diri atau dipecat," kata Ketua DPP Nasdem Taufik Basari dalam keterangannya, Selasa (4/2).


Dia mencontohkan, kasus yang menjerat anggota DPRD Malang dari Fraksi Nasdem Mohammad Fadli. Dia dipecat saat Komisi Pemberantasan Korupsi resmi memberi status tersangka dalam kasus korupsi pengesahan RAPBD-P tahun 2015.

Sementara, Bupati Malang Rendra Kresna yang terlibat korupsi memilih mengundurkan diri dan menanggalkan jabatan sebagai ketua Nasdem Jawa Timur.

Taufik yang akrab disapa Tobas menegaskan bahwa dua pilihan tersebut berlaku bagi semua yang ada di Nasdem. Sebab, partai besutan Surya Paloh itu tidak pandang bulu dalam menindak kader yang terlibat korupsi.

"Jika ada kader yang kena kasus korupsi, Nasdem juga tidak akan membela," katanya.

Tobas pun membantah tudingan bahwa kader Nasdem mendapat perlindungan hukum dari pihak kejaksaan. Menurutnya, tudingan itu tidak didasarkan pada fakta dan hanya sebatas asumsi.

"Nasdem tidak melakukan intervensi kasus apapun, termasuk kasus korupsi," tegasnya. [wah]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya