Berita

Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Jokowi Terlalu Halu Dengan Post Factum Pilpres AS

SENIN, 04 FEBRUARI 2019 | 09:34 WIB | LAPORAN:

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief mengaku tidak habis pikir dengan tudingan Joko Widodo soal tim sukses menggunakan teknik propaganda Rusia.

Meski capres petahana itu tidak eksplisif menyebut timses dimaksud.

Andi Arief mengingatkan sebagian besar media dan stasiun televisi kini dikuasai kubu petahana.


"Oposisi diintimidasi, sebagian dipersekusi dan ditangkap, televisi dikuasai, sebagian media besar dikooptasi, aparat hukum berpolitik, lalu kenapa masih teriak propaganda Rusia?" tanya Andi Arief di Jakarta, Senin (4/2).

Pernyataan Jokowi itu menurut dia patut dipertanyakan.

"Hampir semua menteri, gubermur, bupati dam walikota sampai kepala desa sudah Bapak kuasai. Intelektual kampus dan lembaga resmi plat merah serta pengamat Bapak jadikan tukang, di mana propaganda Rusia?" lanjut mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Ia menangkap kesan Jokowi sedang merasa tersudut sehingga melontarkan tuduhan yang dinilainya tanpa dasar itu.

Logikanya, jelas Andi Arief, dengan kewenangan yang dimiliki Jokowi sebagai presiden seharusnya tidak perlu khawatir.

"Bapak punya segalanya, oposisi bersenjata sisa-sisa. Kalau Bapak merasa sekarang tersudut, berarti memang Bapak nggak melakukan apa-apa. Bapak terlalu halu dengan post factum Pilpres AS dan Malaysia seakan propaganda Rusia sebagai faktor. Halu Pak Halu," pungkas Andi Arief. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya