Berita

Bakamla

Pertahanan

Bakamla, Coast Guard Indonesia Yang Bisa Menjadi Komponen Cadangan Pertahanan

KAMIS, 31 JANUARI 2019 | 11:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kehadiran Badan Keamanan Laut (Bakamla) merupakan transformasi institusi penjaga laut dengan konsep Coast Guard sebagai komponen cadangan pertahanan negara di laut.

Menurut pengamat pertahanan Susaningtyas NH Kertopati, Bakamla merupakan cikal bakal Coast Guard Indonesia yang profesional, dapat diandalkan serta menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.

"Sesuai Hukum Laut Internasional tahun 1982 yang telah diratifikasi melalui UU 17/1985 memang Bakamla mengemban amanat negara berfungsi sebagai Coast Guard. Bahkan sesuai UU 3/2002 tentang Pertahanan Negara, maka Bakamla dapat dikategorikan sebagai Komponen Cadangan Pertahanan Negara," terang Nuning biasa disapa dalam pesan elektroniknya kepada redaksi, Kamis (31/1).


Sambung mantan Anggota Komisi Pertahanan DPR ini, kedua fungsi tersebut menjadi dasar pengembangan organisasi Bakamla menjadi aparat penegak hukum di laut sekaligus komponen pertahanan negara.

"Organisasi tersebut harus kompatibel dengan kewenangan proses hukum mulai dari penangkapan, penyidikan hingga penuntutan di pengadilan pada masa damai," bebernya.

Sebagai komponen cadangan, Bakamla tentu bisa berfungsi sebagai militer di masa perang dalam memback-up TNI AL untuk menjaga pertahanan di laut.

"Di masa perang, organisasi Bakamla dapat segera diintegrasikan dengan organisasi tempur TNI AL," tutup Nuning. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya