Berita

Foto: Dok. UBK

Nusantara

Dosen Hukum UBK Kenalkan Konsep 4R

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 15:38 WIB | LAPORAN:

Limpahan generasi muda dan anak-anak milenial di Indonesia sekarang ini menuntut pendidik maupun orang tua lebih adaptatif, kreatif dalam mendidik karakter, khususnya bagi dosen sivitas akademik.

Dosen Fakultas Hukum, Azmi Syahputra pun mengenalkan konsep 4R dalam mengemas transfer produk ilmu dan membangun karakter kepada generasi milineal.

4R dimaksudnya Riang, Ringan, Renyah dan Reflektif.


"Riang, jadi kemasan nilai-nilai transfer ilmu tersebut dibawakan dalam ruang suasana yang menyenangkan sehingga mereka tidak tertekan dengan tetap menjaga etika pada dosen dan orang tua," terang Azmi saat diskusi, Senin (28/1).

Ringan dimulai dengan perbaikan perilaku hal-hal yang kecil dan sederhana untuk dituntaskan dalam dirinya.

Selanjutnya renyah, artinya mudah dilaksanakan, konkrit dalam menuju perubahan dengan mengedepankan produktivitas dan karya secara bertanggung jawab.

Terakhir, muatan nutrsi reflektif yang berarti selalu diajak untuk memaknai.

"Proses belajar harus menghasilkan makna-makna untuk pencapaian nilai atau refleksi," imbuhnya.

Azmi melanjutkan, 4R ini dikemas dalam bentuk tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian masyarakat seperti penelitian termasuk film, seni, lagu, reportase peristiwa atau kegiatan hobi mereka.

Untuk diarahkan hobi, semisal dengan membuat produk karya  yang esensinya menata peradaban karakter agar  mereka mampu beradaptasi dan memfilter perkembangan tehnologi.

"Sehinggga pesan atas nilai-nilai kebaikan tadi dapat sampai dan dioperasionalkan oleh mereka," paparnya.

Konsep 4R ini yang harus dipergunakan pendidik maupun orang tua dalam transfer ilmu dan nilai-nilai pesan kebaikan.

Pada prinsipnya, jelas Azmi, esensi karakter dan nilai sejak dulu hingga kini tidak perubahan yaitu menanamkan asas asas kepatutan, norma norma agama, kesusilaan, ketertiban, kesopanan dan menjadi mandiri serta tanggung jawab. 

Namun pesan nilai ini harus dikemas lebih elegan. Ia berharap dengan konsep 4R dapat membantu pembentukan karakter, penyelesaian masalah dan membangun peradaban yang baik.[wid]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya