Berita

Idham Azis/Dok

Pertahanan

Kabareskrim Baru Idham Azis, Negosiator Penyanderaan Di Mako Brimob

SELASA, 22 JANUARI 2019 | 12:44 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Mei 2018, Irjen Polisi Idham Azis menghilang dari peredaran selama tiga hari.

Ternyata ia ada di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, dalam kapasitasnya sebagai kepala Satgas Khusus Polri.

Ketika itu Idham menjadi negosiator untuk membebaskan para polisi yang disandera teroris.


Penyanderaan di Mako Brimob Kelapa Dua terjadi selama dua hari, 8-10 Mei 2018.

Idham segera meluncur ke Mako Brimob Kelapa Dua, saat mendengar napiter atau narapidana terorisme mengamuk dan berhasil menguasai rutan yang ada di sana.

Penyanderaan akhirnya berhasil dihentikan. Lima polisi gugur dalam tragedi itu yakni Bripka Denny Setiadi, Ipda Ros Puji, Briptu Fandi Setyo Nugroho, Bripda Syukron Fadli, Brida Wahyu Catur.

Belakang dapat informasi, seorang polisi bernama Bripka Mahrum Prencje ikut gugur akibat tikaman pisau teroris yang masih tetap mengintai di lokasi kejadian.

Idham Azis, sang negosiator pun mengerahkan segala cara untuk meminimalisir korban dari pihak Polri.

Ia tidak tidur sepanjang proses negosiasi itu berlangsung secara marathon selama tiga hari.

Kini, menjelang ulang tahunnya yang ke 56 tahun pada 30 Januari mendatang, Idham mendapat amanah baru sebagai kepala Badan Reserse Dan Kriminal Polri atau Kabareskrim, menggantikan Komjen Pol. Arief Sulistyanto.

Idham bukan orang baru di Bareskrim.

Tahun 2006, ia pernah dipercaya menjabat kepala Unit IV Direktorat I/Keamanan & Transnasional Bareskrim Polri.

Selang dua tahun kemudian menjadi Kepala Sub Detasemen Investigasi Densus 88/Anti-Teror Bareskrim Polri.

Ia kembali bertugas di Bareskrim sebagai Direktur Tindak Pidana Korupsi pada 2013.

Kini, polisi lulusan Akpol 1988 ini menduduki jabatan Kabareskrim Polri.

Selamat Bertugas Jenderal!!! [***]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya