Berita

Truk tergelincir/RMOL Banten

Nusantara

Tergelincir, Truk Pengangkut Tanah Hantam Ruang Kelas

SENIN, 14 JANUARI 2019 | 16:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sebuah truk pengangkut tanah untuk proyek jalan Tol Serpong-Cinere tergelincir dan menghantam ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bambu Apus, Pamulang. Tak ada korban jiwa, tapi satu ruang kelas dan ruang  laboratorium rusak parah.

Peristiwa amblasnya truk bermuatan tanah itu terjadi di Jalan Raya Komplek Depag, pada Minggu, (13/1) malam. Akibatnya, sejumlah kursi, meja dan komputer yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar rusak berat. Tembok kelas 6A yang dihuni 34 siswa itu pun, retak-retak.

Kondisi ini menimbulkan was-was para guru dan murid. Getaran truk yang masih melintas dikhawatirkan akan membuat tembok itu roboh. Guru-guru pun, sudah menghimbau siswanya agar menjauhi lokasi serta kelas yang tertimpa.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindikbud) Tangsel Taryono saat meninjau lokasi kejadian, Senin (14/11), mengatakan, peristiwa itu tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Bambu Apus.

“Kelas dialihkan sementara, karena masih ada ruang kelas yang kosong. Secara teknis tidak terganggu," katanya seperti dilansir RMOL Banten.

Taryono menambahkan, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan pihak proyek jalan tol Serpong-Cinere.

“Kami segera koordinasi dengan pihak proyek untuk perbaikan. Kerugian materil hanya ruangan kelas, meja, kursi dan Alhamdulillah tidak ada korban karena kejadian di malam hari," ucapnya.

Dindikbud Tangsel meminta pihak sekolah untuk mendata kerugian yang diderita.

"Pihak sekolah agar melakukan klaim perbaikan fisik maupun isi yang ada di dalam kelas dan lab komputer. Dan, segera kirimkan ke kami (Dindikbud Tangsel)," terangnya.

Taryono berharap pihak proyek memuat akses jalan yang lebih lebar untuk keluar masuknya kendaraan proyek.

"Kami berharap, akses jalan untuk masuk proyek diperlebar, karena ini terlalu sempit. Mohon pihak proyek agar perlebar jalan, supaya kemungkinan terjadi musibah bisa dihindari," jelasnya. [yls]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya