Berita

Foto: Repro

Pertahanan

Dugaan Teror Bom Molotov Di Rumah Laode KPK Masih Didalami

RABU, 09 JANUARI 2019 | 13:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Metro Jaya sedang membentuk tim yang di-back up Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menelusuri dugaan teror bom di kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo di Jati Asih, Bekasi dan juga wakilnya, Laode M Syarif di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan.

"Secepat mungkin peristiwa yang menimpa kediaman Pak Agus dan Pak Laode diungkap," tegas Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/1).

Kediaman pribadi Agus Raharjo di Perum Graha Indah Blok A9/15 RT. 004/014 Jatimekar, Jatiasih Kota Bekasi mendapat kiriman paket diduga bom. Setelah dicek ternyata paket tersebut berisi paralon menyerupai bom.


Sementara di rumah Laode ditemukan pecahan botol berisi bensin dengan sumbu. Selain itu pada tembok dekat balkon lantai dua rumah Laode terdapat jejak hitam bekas asap.

Dedi menyampaikan, dari barang bukti yang sudah diamankan, polisi belum dapat memberikan kesimpulan apapun. Meski dugaan awal waktu kejadiannya berselang beberapa jam antara rumah Laode dengan pengiriman paket di rumah Ketua KPK.   

"Patut diduga bom molotov tapi masih didalami. Handak (bahan peledak) tersebut ditemukan di halaman rumah. Saat ini sedang olah TKP oleh tim Inafis dan labfor," kata Dedi.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya