Berita

Dedi Prasetyo/Net

Pertahanan

Polri Utus Densus 88 Selidiki Teror Bom Di Rumah Pimpinan KPK

RABU, 09 JANUARI 2019 | 12:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Polri sudah mengumpulkan bukti-bukti terkait teror bom di dua rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Laod Muhammad Syarif.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan, tim Polri dibantu Densus 88 antiteror Mabes Polri telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara.

"Densus 88 memiliki pengalaman dalam mengungkap berbagai peristiwa terkait handak (bahan peledak). Mereka memiliki kompetensi yang cukup hebat, mereka akan olah TKP," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (9/1).


Adapun bukti-bukti yang ditemukan berupa pecahan botol dan bekas asap hitam. Dipastikan tidak korban jiwa. Sementara dari rumah Agus diamankan paket kiriman berupa paralon menyerupai bom.

Kendati demikian, Polri belum bisa menyimpulkan bekas asap hitam di tembok rumah Laode berasal dari bom molotov. [wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya