Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Poin Penting Yang Harus Dilakukan Doni Monardo Saat Memimpin BNPB

KAMIS, 03 JANUARI 2019 | 02:41 WIB | LAPORAN:

Sedikitnya ada beberapa hal yang harus menjadi fokus Letjen TNI Doni Monardo bila resmi menjabat kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Demikian disampaikan pengamat kepolisian dan pertahanan dari Universitas Padjajaran (Unpad) Muradi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/1).

Muradi menyampaikan bahwa BNPB bukan hanya sebatas melakukan rehabilitasi dan penanganan pasca bencana saja, namun juga harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kebencanaan.


BNPB juga harus bekerja merata sampai tingkat daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan tentunya didukung pemerintah setempat.

"Saya kira BNPB bisa menggerakkan struktur yang lebih intensif di level yang lebih strategis. Selama ini banyak dari kepala daerah yang belum memiliki BPBD karena itu dianggap bukan sesuatu yang strategis," jelasnya.

Lanjut Muradi, jenjang karir Doni Monardo diyakini akan semakin menanjak ketika memimpin kepala BNPB.

"Saya kira ini kalau dalam satu tahun ke depan bagus maka Pak Doni punya potensi naik lebih tinggi lagi jenjang karir. Betul karena tadi dia BNPB sudah naik kelas," katanya.

Karir Doni Monardo di militer sendiri terbilang moncer. Sejumlah pos strategis pernah didudukinya seperti komandan Grup A Paspampres, komandan Korem 061/Surya Kencana, dan wakil danjen Kopassus. [wah]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya