Berita

Moon Jaein dan Kim Jong Un/Net

Dunia

Kim Jong Un Ingin Lebih Sering Bertemu Moon Jaein Di Tahun 2019

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 17:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dapat dipahami mengapa Pemimpin Tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea, Kim Jong Un, menyampaikan teguran kepada Amerika Serikat. Sejak pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump bulan Juni 2018 lalu di Singapura, tidak banyak yang dilakukan AS sebagai wujud dari perbaikan hubungan kedua negara.

Di sisi lain, Korea Utara telah melakukan banyak hal. Terutama yang tidak terbayangkan selama ini adalah melucuti sistem nuklir yang mereka punya.

Tetapi sanksi AS untuk negara itu tidak kunjung dicabut. Sanksi ini ikut menjadi hambatan bagi upaya membangun hubungan yang lebih positif dengan Korea Selatan.


Pekan lalu, Kim Jong Un dilaporkan mengirimkan sepucuk surat untuk Presiden Moon Jaein, yang isinya dinilai cukup bersahabat terkait keinginannya untuk melanjutkan proses kerjasama.

Kim Jong Un juga menyampaikan keinginannya untuk lebih sering bertemu dengan Moon Jaein di tahun 2019.

Jurubicara kantor Presiden Korea Selatan Cheong Wa Dae, Kim Eui-kyeom, seperti dikutip Korea Times mengatakan, di dalam surat itu Ketua Kim menyampaikan komitmennya menciptakan perdamaian di Semenanjung Korea.

Sementara Kementerian Unifikasi juag menyampaikan hal yang sama, bahwa Kim Jong Un memperbaharui komitmennya untuk menyempurnakan denuklirisasi.

“Pemerintah akan melanjutkan mengembangkan rekonsiliasi dan kerjasama antara kedua Korea sampai ke titik yang tidak dapat dimundurkan lagi, sambil di saat yang sama bekerjasama dengan komunitas internasional untuk menciptakan regim perdamaian di kawasan,” demikian pernyataan Kementerian Unifikasi.  [dem]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya