Berita

Penjual tikar dadakan di Monas/RMOL

Nusantara

Penjual Tikar Dadakan Raup Untung Di Perayaan Malam Tahun Baru Di Monas

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 01:23 WIB | LAPORAN:

Perayaan malam tahun baru di Monas, Jakarta Pusat menjadi berkah tersendiri bagi penjual tikar dadakan.

Salah satu penjualnya yakni Herman. Pria berusia 35 tahun itu menjajakan daganganannya sejak sore kemarin (Senin, 31/12).

Dia dan rekan-rekannya sudah berpencar di sekitaran Monas untuk menjual tikar kepada para pengunjung agar dapat duduk di sekitaran Monas tanpa takut kotor.


"Saya sudah berjualan sejak jam 4 sore, jualannya berkelompok dan bagi-bagi tugas jualannya di semua sekitar Monas," tuturnya

Tikar yang dia jajakan dijual dengan harga Rp 5 ribu dengan ukuran 1x2 meter. Tikat terbuat dari lapisan karung plastik dilapisi kantung semen.

"Ini satu tikarnya lima ribu saja, bisa tahan dari air soalnya ada bahan plastiknya," papar dia kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Herman sendiri mendapatkan bahan tikar tersebut dari salah pabrik di Bogor yang dia beli denan harga Rp 2 ribu.

"Saya beli bahannya sendiri di pabrik, di Bogor. Modalnya satu (tikar) dua ribu rupiah, saya tiap ada acara seperti ini selalu siapkan untuk berjualan tikar," ungkapnya.

Hingga jelang pergantian tahun, Herman mengaku telah mendapatkan penghasilan senilai Rp 200 ribu dari tikarnya yang dia jual sebanyak 40 buah. Namun tahun ini kata dia omsetnya cenderung menurun karena hujan.

"Sampai malam ini dapat 200 ribu rupiah, kalau seharian bisa sampai 500 ribu rupiah," tukasnya.

Sementara itu salah satu pengunjung Monas, Dhita Prima menyampaikan tikar tersebut sangat bermanfaat.

"Ya sangat bermanfaat, karena di Monas tidak ada bangku. Jadi bisa merasakan sensasi piknik meskipun gerimis," tukasnya kepada redaksi. [mel]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya