Berita

Pertahanan

Kapolri: Stabilitas Keamanan Sepanjang 2018 Berjalan Baik

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 20:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lancarnya penyelenggaraan agenda-agenda nasional menunjukkan stabilitas keamanan dan ketertiban berjalan baik.

Begitu disampaikan Kepal Polri Jenderal Tito Karnavian dalam refleksi akhir tahun di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/12).

"Secara umum, sepanjang 2018 situasi keamanan relatif stabil. Agenda besar pilkada sebanyak 171 wilayah, kemudian event Asian Games dan Para Games tidak ada kendala berarti dan tingkatkan investor ke Indonesia," katanya.


Selain itu, tanggap penanggulangan bencana dapat terlaksana dengan cepat dan tuntas.

Dari catatan, sepanjang 2018, beberapa peristiwa menonjol terkait keamanan terjadi di tengah masyarakat yakni kasus pengeboman tiga gereja di Surabaya, penangkapan terduga teroris di beberapa tempat, dan penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Serta kasus-kasus kejahatan jalanan seperti begal dan lainnya.

Tantangan utama yang dihadapi Polri pada 2019 adalah penyelenggaraan pemilu yang dilaksanakan secara serentak agar berjalan dengan aman dan lancar.

Adapun, potensi kerawanan lain yang perlu diwaspadai adalah terkait radikalisme dan terorisme, gangguan KKB di Papua, kejahatan narkoba, kejahatan siber, dan berbagai bentuk konflik sosial.

"Karena Polri merupakan aset bangsa negara dan milik rakyat maka 2019 berusaha lebih baik. Peran aktif dan dukungan masyarakat menjadi elemen penting dalam mewujudkan keberhasilan tersebut," demikian Tito. [wah]  

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya