Berita

Tito Karnavian/RMOL

Pertahanan

Kapolri: KKB Hanya Bertujuan Untuk Mendapat Perhatian Internasional

KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 11:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Sebagai orang yang sudah mengenal wilayah Papua dan segala macam gerakanya saat menjabat Kapolda Papua, Kapolri Jenderal Tito Karnavian berpandangan gerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) hanya bertujuan mencari perhatian nasional maupun internasional.

"Tujuan akhirnya apa? Tidak lain adalah dialog, syukur-syukur bagi mereka melibatkan pihak ketiga," kata Tito dalam paparanya di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/12).

Dengan begitu, lanjut Tito, publik melalui media diharapkan jangan mengikuti gendang tarian KKB, yang memang bertujuan untuk meraih simpati masyarakat baik lokal maupun internasional.


"Mereka itu akan mengeksploitasi masalah apapun," ujarnya.

Jenderal kelahiran Palembang 54 tahun silam ini berpandangan, bahwa sebetulnya akar persoalan di Papua adalah kesejahteraan. Hal itu sangat terlihat ketika Manokwari, Papua Barat bisa lebih kondusif dibanding daerah lainya di Papua.

"Padahal benih dan awalnya muncul gerakan separatis itu di daerah Kepala Burung (Manokwari, Papua Barat), makanya mereka (KKB) berada di gunung-gunung itu terisolasi," urai Tito.

Sebab itulah, sambung Tito, Presiden Joko Widodo bersikeras untuk membangun Trans Papua sehingga alur logistik maupun akses ke daerah-daerah yang terisolir dapat terjangkau. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya