Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump Mutung

Soal Tembok Perbatasan Meksiko
KAMIS, 27 DESEMBER 2018 | 09:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump lagi mutung alias ngambek. Ambisinya membuat tembok perbatasan Meksiko dicuekin parlemen. Trump mengancam pemerintahan tetap shutdown sampai parlemen menyetujui pengucuran dana tembok perbatasan tersebut.

Dana untuk membuat perbatasan Amerika-Meksiko sangat besar. Trump merinci membutuhkan uang 5 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 72 triliun. Kalau tidak dikabulkan, dia mengancam akan terus shutdown. Hingga kemarin, sudah empat hari seluruh pelayanan pemerintahan di Amerika disetop Trump. Namun, jika parlemen setuju mencairkan dana 72 triliun untuk membangun tembok perbatasan, Trump berjanji segera mengaktifkan kembali pemerintahan.

Seperti diketahui bukan hanya Partai Demokrat saja yang menolak ide Trump. Partainya Trump, Partai Republik juga menolak.


"Saya belum bisa mengatakan pada Anda kapan pemerintahan akan dibuka kembali. Saya sampaikan pemerintahan tidak akan dibuka sampai kita mempunyai tembok, pagar apa pun itu namanya," kata Trump, seperti dikutip dari english.alarabiya.net, kemarin.

Sebelumnya, Trump menegaskan pada Senin, 24 Desember 2018, pihaknya telah menyetujui sebuah kontrak pembangunan tembok wilayah perbatasan di daerah Texas sepanjang 185 kilometer. Namun, spek proyek tersebut masih dirahasiakan.

Trump berharap dapat membangun tembok sekitar 800-885 km dari total 3.218 km perbatasan untuk awal, sisanya bakal direnovasi atau dibangun sebelum Pilpres digelar. "Bakal butuh kerja keras untuk tembok ini," tuturnya.

Dia sesumbar aksinya didukung para pegawai negeri yang mengalami furlough (bekerja tak dibayar). Soalnya, akibat shutdown ini, para pegawai dari 15 kementerian dan badan negara termasuk Kementerian Luar Negeri maupun Kementerian Kehakiman tak digaji.

Pemimpin oposisi Chuck Schumer mengatakan, Trump harus membuang ide membangun tembok perbatasan demi menghentikan shutdown. Trump harus membuat pemerintahan normal lagi.

Penulis Opini Washington Post, Charles Lane menyebut ngambeknya Trump akan berlangsung lama. Dia mengkritik, persoalan imigrasi tidak akan hilang hanya dengan membuat pagar. "Masalah ini diperkirakan berlanjut hingga tahun depan," katanya.

Untuk diketahui, keinginan Trump mendapat dana tembok perbatasan 5 miliar dolar AS tidak mendapat restu dari Partai Demokrat maupun sebagian politisi Partai Republik. Mereka hanya menawarkan 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18,9 triliun. Imbasnya, Trump menolak menandatangani sebagian pengeluaran negara.

Trump ngotot membangun tembok di perbatasan Amerika-Meksiko untuk mewujudkan salah satu janji kampanyenya. Tembok ini akan mencegah masuknya imigran gelap dan penyelundup narkoba. "Negara tanpa perbatasan bukanlah negara. Terhitung mulai hari ini Amerika Serikat akan mengambil alih kembali perbatasannya," tegas Trump. ***

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya