Berita

Habibah dan Fadli Zon/RMOL Jateng.

Nusantara

Kisahnya Viral, Fadli Zon Kunjungi Perempuan Pemasang Baliho Prabowo-Sandi

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 15:34 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

RMOL.  Cerita viral tentang perempuan pendukung Prabowo yang memasang baliho besar di pekarangan rumahnya, sampai pula ke telinga politisi Gerindra Fadli Zon. Fadli mengunjungi rumah warga Kota Semarang itu.  

“Saya sudah pernah ke sini 1998 lalu, setelah 20 tahun saya ingin menyambung tali silaturahmi. Kebetulan kok lagi ramai berita itu," ujar Fadli seperti dilansir RMOL Jateng, Jumat (21/12)

Fadli mengaku salut dengan aksi Habibah dan suaminya Amanullah dalam menunjukkan dukungan mereka kepada Prabowo-Sandi. Baginya, aksi tersebut merupakan bentuk militansi dalam rangka mendukung terjadinya perubahan di negeri ini.


“Ini bagian dari demokrasi, boleh berbeda sikap dan pendapat. Tidak boleh ada diskriminasi. Apalagi latar belakang pemasangan baliho karena ada penurunan spanduk sebelumnya, yang tidak boleh dilakukan Bawaslu," jelasnya.

Ditegaskan Fadli Zon, sesuai aturan, spanduk atau baliho dukungan yang berada di dalam pekarangan rumah pribadi, tidak boleh dicabut.

Tindakan mencabut spanduk dan baliho tersebut dapat dijerat tindak pidana karena spanduk dan baliho tersebut merupakan bagian dari properti milik orang per orang.

“Tidak boleh diskriminasi. Spanduk-spanduk milik tertentu dijaga, sedang milik yang lain dicopot," sindirnya.

Fadli menyatakan aksi Habibah yang berani memasang baliho setelah spanduk miliknya dicopot, menjadi inspirasi bagi para pendukung Prabowo-Sandi.

“Bagi para pendukung, bisa memasang (spanduk atau baliho dukungan) di rumah masing-masing, di mana pun. Dan tidak boleh dilucuti dan dicopot oleh pihak Bawaslu. Ini bagian dari demokrasi kita dan ini semangatnya. Saya terima kasih pada ibu Habibah memberi inspirasi ini. Ini menjadi enegi bagi kita," tandas Fadli Zon.  [yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya