Berita

Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Pertahanan

Brigjen Dedi: Harusnya Gubernur Papua Dukung Keberadaan TNI-Polri

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 14:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Polri menyayangkan sikap Gubernur Papua Lukas Enembe, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Yunus Wonda serta para pimpinan Fraksi DPR Provinsi Papua terkait penanganan keamanan di Kabupaten Nduga, Papua.

"Teknisnya saya tidak tahu, tapi yang jelas seharusnya tidak boleh seperti itu," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/12).

Gubernur Papua, Ketua DPR Papua Yunus Wonda dan para pimpinan Fraksi DPR Papua meminta kepada Presiden RI, Panglima TNI dan Kapolri agar menarik seluruh aparat TNI-Polri yang sedang melaksanakan tugas pengamanan di Kabupaten Nduga pasca terjadinya pembantaian secara keji terhadap puluhan orang pahlawan pembangunan Papua di Puncak Kabo, Distrik Yigi, Nduga pada 1-2 Desember lalu.


Menurut Brigjen Dedi, seharusnya elite di tanah Papua mendukung penuh program nasional.

"Seharusnya dia dukung secara penuh keberadaan TNI-Polri yang ada di Papua dalam rangka ciptakan suasana keamanan yang kondusif," ujarnya.

Dengan adanya TNI-Polri, sambung dia, maka keberlangsungan keamanan di Papua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memajukan Papua akan terwujud.

"Harusnya konsep berpikirnya lebih luas," tutup Brigjen Dedi. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya