Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tak Lulus Evaluasi, 85 Tenaga Kontrak Satpol PP Dirumahkan

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 13:55 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan merumahkan 85 tenaga kerja kontrak dari Satuan Polisi Pamong Praja yang tak lolos evaluasi. Kontrak kerja mereka yang habis akhir tahun ini, tidak diperpanjang.

Kebijakan ini merupakan hasil evaluasi terhadap ratusan tenaga kerja kontrak pada Satpol PP dan Pemadam Kebakaran.  

“Iya ada 85 tenaga kontrak yang di rumahkan. Sementara sebanyak 127 tenaga kontrak Satpol PP dinyatakan lolos evaluasi dan diperpanjang kontraknya untuk masa kerja 2019 mendatang,” terang Kepala Satpol PP-Damkar Bengkulu Selatan, Ir. Susmanto MM seperti dilansir RMOL Bengkulu, Jumat (21/12).


Susmanto mengatakan, pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap personel damkar. Dari evaluasi itu, seluruhnya lolos dan diperpanjang kontrak kerjanya.

Susmanto menerangkan, 85 tenaga kontrak Satpol PP yang dirumahkan itu, lantaran mendapat rapor merah selama proses evaluasi dan kontrak kerja sudah habis.  Meski demikian, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti proses rekrutmen ulang pada Januari 2019 mendatang.

“Proses rekrutmen khusus untuk tenaga kontrak yang dirumahkan atau tidak lolos evaluasi dilakukan tahun depan.  Saya harap seluruhnya lolos nanti saat rekrutmen ulang nanti,” pungkas Susmanto. [yls]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya