Berita

Foto: Net

Pertahanan

Bela Negara Di Era Milenial Dengan Bawa Harum Bangsa

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 14:50 WIB | LAPORAN:

Bela negara di era milenial ini memiliki makna yang luas.  Tidak hanya bela negara dalam arti sebenarnya, tapi bisa dilakukan dengan meningkatkan kualitas diri sendir, keluarga, berprestasi di bidang pendidikan dan olahraga.

"Intinya bela negara itu adalah mencinta negeri ini. Untuk mencintai, pertama harus memahami lebih dulu, dari situlah akan muncul rasa mencintai. Kalau mencintai pasti akan membela mati-matian," ujar Staf Ahli Menko Polhukam, Sri Yunanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/12).

Saat ini, menurut Yunanto, tantangan yang cukup berat dihadapi bangsa Indonesia adalah menyikapi kemajuan teknologi informasi dengan keberadaan media sosial (medsos). Meski di satu sisi, medsos banyak membawa dampak positif, namun juga memiliki efek negatif yang luar biasa.


"Hoax, hate speech (ujaran kebencian), adu domba menjadi fenomena yang luar biasa. Ironisnya dampak negatif inilah yang jelas-jelas bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," terangnya.

Menurut Yunanto, kalau orang percaya fitnah dan hoax, ujung-ujungnya pasti akan membenci dan melemahkan kerukunan dan persatuan. Karena itu, generasi milenial harus bisa menjadi garda terdepan dalam menghadapi ‘serangan-serangan’ itu.

"Paling penting sekarang generasi milenial dalam semangat bela negara bisa melakukan kegiatan sesuai posisi dan keahliannya. Tidak hanya untuk memajukan diri sendiri, keluarga, atau golongan, tapi bisa membawa nama harum bangsa," imbuh Yunanto.

Artinya, lanjut Yunanto, generasi milenial tidak hanya melakukan bela negara dengan memerangi berbagai upaya yang ingin menggangu keutuhan NKRI, tetapi bisa berprestasi di segala bidang, baik itu akademik, profesi, dan olahraga.

Kalau pelajar, bisa meraih prestasi di olimpiade keilmuan seperti matematika, fisika, dan lain-lain. Profesional bisa sukses di bidangnya, dimana sekarang banyak anak muda berhasil membangun bisnis berbasis IT dan start up. Pun bisa mengharumkan negara dengan meraih medali di event olahraga internasional seperti SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade.

Sri Yunanto juga menggarisbawahi peran generasi milenial di tahun politik seperti sekarang. Ia menyarankan generasi milenial untuk ikut berperan aktif menciptakan kedamaian dan suasana sejuk di masyarakat di tengah kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini.

"Suarakanlah pesan-pesan yang bisa mendorong pesta demokrasi berjalan lancar, aman, dan damai, terlepas, siapa capres dan cawapres yang dipilih. Intinya bagaimana generasi milenial mendukung pilihan itu dengan cara-cara santun, sopan, dengan menyampaikan kebaikan," tutur Yunanto.[wid]

 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya