Berita

Syaifullah Tamliha/Net

Politik

Pemerintah Harus Tekan RRT Demi Stabilitas Perayaan Imlek Di Tahun Politik

RABU, 19 DESEMBER 2018 | 12:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Hari Raya Imlek pada 5 Februari 2019 mendatang di tahun politik harus dijaga stabilitasnya karena sudah mendekati Pemilu serentak 2019.

Di lain sisi, di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tengah terjadi diskriminasi terhadap penduduk muslim Uighur.

Politisi PPP Syaifullah Tamliha mewanti-wanti hal tersebut kepada pemerintah guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan jelang Perayaan Imlek awal tahun depan.


"Hal ini penting, untuk menjaga stabilitas dalam negeri menjelang perayaan Imlek di tahun politik," ucap Tamliha kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/12).

Anggota Komisi I DPR ini meminta Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi untuk memanggil Ambassador RRT di Indonesia.

"Ya ini untuk dimintakan klarifikasinya dan memberi tekanan politik sebagai negara mayoritas beragama Islam," tegasnya.

Berkaca pada kasus Australia yang berniat membuka kedutaannya di Jerussalem dan peristiwa kedubes Arab Saudi yang dianggap menghina ormas Islam terbesar Nahdlatul Ulama, sikap Kemenlu tegas terhadap dua negara itu yang langsung memanggil kedutaannya.

"Saya yakin Ibu Retno bisa melakukan hal tersebut sebagaimana yang dilakukannya terhadap Ambassador Australia tentang pengakuan Yerusalem Barat sebagai ibukota Israel dan Tweet Ambassador Arab Saudi terkait organisasi Islam terbesar di negeri ini," pungkas Tamliha. [rus]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya