Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Pigai: Jokowi Satu-Satunya Presiden Pemilik Rapor Merah Komnas HAM

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 16:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Joko Widodo mendapat catatan buruk dalam penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). Jokowi bahkan dinobatkan sebagai Komnas HAM sebagai satu-satunya presiden yang mendapat rapor merah.

“Tahun 2018 Komnas HAM sudah berikan rapot merah kepada Jokowi. Dan itu satu-satunya presiden yang diberikan rapor merah oleh Komnas HAM,” kata mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai dalam diskusi bertajuk “Keamanan Pilpres 2019: Optimisme atau Kekhawatiran” yang diselenggarakan oleh BPN Prabowo-Sandi di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (18/12).

Atas alasan itu, Pigai yang sejak 2014 menabuh genderang perang melawan rezim Jokowi semakin semangat. Tokoh asal Papua ini bahkan mengaku sudah kebal dengan beragam ancaman yang datang.


“Saya hampir 4 tahun ini lawan Pak Jokowi. Ancaman bagi saya adalah hal biasa,” ujarnya.

Dengan melihat gaya kepemimpinan Jokowi yang enggan menuntaskan kasus pelanggaran HAM, Pigai yakin akan ada perubahan pucuk pimpinan di tahun depan.

“Saya yakin 2019 akan ada perubahan,” pungkasnya.

Komnas HAM memberi rapor merah lantaran penuntasan kasus pelanggaran HAM mandek di pemerintah. Di antaranya kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di Aceh, seperti kasus Jambu Kepok, kasus simpang KAA, dan kasus rumah gedong. Kasus-kasus itu telah diserahkan ke Jaksa Agung pada 2017-2018, tapi belum ada titik terang. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya